PERKI Launching Ambulans Menunjang Penanganan Problem Kardiovaskular

MALANG KOTA – Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) Malang meluncurkan ambulans khusus kegawatdaruratan jantung, kemarin (27/9). Peluncuran ambulans itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan World Heart Day 2026 pada 29 September. PERKI menggandeng Pemerintah Kota Malang serta Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB) untuk memperkuat pelayanan pasien sejak fase pre-hospital.
Ketua PERKI Cabang Malang Prof dr M. Saifur Rohman, SpJP(K) mengatakan, kecepatan pertolongan jadi salah satu faktor penting untuk menyelamatkan pasien. Penanganan pasien tidak boleh baru dimulai saat sudah sampai di rumah sakit. Pertolongan harus dilakukan sejak pasien berada di perjalanan menuju fasilitas kesehatan.
”Serangan jantung ini tidak terduga dan bisa terjadi di mana saja, kapan saja, kepada siapa saja,” ujar M. Saifur Rohman. Selama ini, PERKI telah membangun jejaring pelayanan kardiovaskular dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama. Sejak 2016, jejaring itu diperkuat agar pasien yang mengalami serangan jantung bisa segera mendapatkan penanganan.
Saifur menjelaskan, saat pasien mengalami serangan jantung dan datang ke puskesmas, tenaga kesehatan dapat berkoordinasi dengan jejaring rumah sakit. Informasi klinis pasien juga dapat dikomunikasikan lebih awal. Ambulans baru itu akan dibarengi dengan pelatihan bagi tenaga kesehatan maupun relawan.
Sementara itu, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dalam sambutannya mengapresiasi peluncuran ambulans tersebut. ”Semoga peluncuran ambulans ini semakin memperkuat sistem respons kegawatdaruratan jantung di Malang Raya,” katanya. (wb1/gp)



