Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Pantauan Langsung UTBK 2025 di UB: Lalu Lintas, Jadwal, hingga Suasana Kampus

Aditya Novrian • Kamis, 24 April 2025 | 20:41 WIB

Sebelah kiri adalah pintu masuk Gerbang KPRI UB & sebelah kanan adalah drop zone di FEB UB saat hari ke-2 UTBK 2025 (24/4) (majesta yesha).
Sebelah kiri adalah pintu masuk Gerbang KPRI UB & sebelah kanan adalah drop zone di FEB UB saat hari ke-2 UTBK 2025 (24/4) (majesta yesha).

RADAR MALANG - Universitas Brawijaya (UB) kembali menjadi tuan rumah pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025. Ribuan peserta dari berbagai daerah memadati kampus sejak Rabu (23/4) hingga Selasa (29/4/2025). Ujian dilaksanakan dua sesi per hari, sesi pagi dimulai pukul 06.45 hingga 10.30, dan sesi siang pukul 12.30 hingga 16.15 (khusus Jumat sesi siang dimulai pukul 13.15).

Pantauan Radar Malang pada Kamis (24/4) sekitar pukul 12.00 WIB menunjukkan suasana kampus dalam masa jeda antara dua sesi ujian. Lalu lintas di sekitar kampus masih lancar. Beberapa kendaraan masih berlalu lalang, dengan sejumlah peserta tampak berhenti sejenak di gerbang untuk bertanya lokasi ruang ujian. Petugas keamanan tampak sigap memberi arahan.

Baca Juga: Angka Ketidakhadiran UTBK di UB dan UM Tetap 5 Persen

Tidak hanya satpam kampus, pengamanan juga melibatkan babinkamtibmas dan tentara. Salah satunya adalah Bapak Sarul, petugas di Gerbang KPRI Jalan MT Haryono. Dalam wawancaranya, ia menyampaikan bahwa meski situasi terpantau tertib, masih banyak peserta atau pengantar yang bingung soal mekanisme masuk. “Masih banyak yang nanya-nanya lokasi walupun sudah ada petunjuk dan banner di tiap pintu masuk,” ungkapnya.

Menurutnya, semua gerbang memiliki tingkat keramaian yang serupa, meskipun sistem keluar-masuk berbeda. “Di KPRI ini hanya untuk masuk, jadi kadang padat. Kalau salah gerbang, ya harus mutar lagi,” jelasnya. Ia menambahkan, peserta yang datang terlalu awal atau terlalu siang tanpa izin juga tidak diperbolehkan masuk karena kampus disterilkan demi kelancaran UTBK.

Baca Juga: 34 Ribu Pelajar Bakal Jalani UTBK di Dua Kampus, UB dan UM

Dari segi fasilitas informasi, banner petunjuk lokasi UTBK memang cukup banyak dan terbaca jelas. Namun, bagi peserta yang belum familiar dengan lingkungan kampus, memahami denah bisa jadi cukup menantang. Beberapa peserta tampak mondar-mandir mencari gedung ujian, terutama di fakultas-fakultas yang memiliki banyak gedung seperti FEB, FIA, dan FISIP.

Suasana kampus saat jeda ujian cukup ramai, namun tetap tertib. Peserta yang telah hadir lebih awal terlihat berjalan santai menuju lokasi ujian. Tidak sedikit pula yang memanfaatkan waktu untuk mencari tempat teduh sambil membaca atau menenangkan diri. Cuaca cerah di Kota Malang hari itu semakin mendukung kelancaran jalannya ujian.

Baca Juga: Jangan Sampai Didiskualifikasi! Pahami Aturan Berpakaian UTBK SNBT 2025

Pihak keamanan menegaskan bahwa tidak ada tempat istirahat di dalam kampus bagi pengantar. “Kalau mau nunggu, ya di luar saja. Di dalam harus steril supaya tidak mengganggu peserta,” kata Sarul. Ia juga mengungkapkan adanya beberapa kejadian unik, seperti peserta yang salah hari datang atau warga yang mengaku dosen agar bisa masuk. “Ada yang pura-pura dosen, padahal ya bukan. Tapi kita tahu dan tetap kita tolak,” tambahnya.

Sebagai informasi, UTBK UB 2025 dilaksanakan di lebih dari 50 lokasi tersebar di seluruh fakultas, seperti Direktorat TI, Fakultas Kedokteran, FILKOM, FEB, FIA, MIPA, hingga FISIP. Peserta diimbau datang tepat waktu, membawa perlengkapan lengkap, dan memperhatikan rambu serta petunjuk yang telah disediakan panitia.

UTBK di UB tahun ini berlangsung dengan pengawasan ketat, suasana kondusif, serta pelayanan informasi yang sigap. Harapannya, ujian berjalan lancar hingga hari terakhir dan para peserta dapat mengerjakan soal dengan tenang demi masa depan mereka. (my)

Editor : Aditya Novrian
#SNBT 2025 #peserta ujian #ujian #kampus ub #utbk 2025 #Kota Malang #Satpam #radar malang #calon MABA #Universitas Brawajiya