Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ekonomi di Malang Raya Tumbuh Positif

A
Penulis: A. Nugroho❯
Ilustrasi tren ekonomi di Malang Raya
Ilustrasi tren ekonomi di Malang Raya

MALANG RAYA - Kondisi ekonomi di Malang Raya tumbuh positif sepanjang tahun 2025. Hal tersebut terlihat dari capaian pada triwulan tiga dengan angka 5,86 persen (yoy).


Advertisement

Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Malang Febrina menjelaskan, capaian pada triwulan tiga sedikit lebih rendah dibanding triwulan dua. "Namun di lingkup Jawa Timur dan nasional lebih tinggi yang masing-masing tercatat sebesar 5,22 persen (yoy) dan 5,04 persen (yoy)," jelasnya.

Demikian pula jika dibandingkan dengan triwulan tiga pada dua tahun sebelumnya. Tahun 2023, pertumbuhan ekonomi tercatat sebesar 4,99 persen. Sementara tahun 2024 sebesar 5,05 persen.

Kepala KPw BI Malang Febrina
Kepala KPw BI Malang Febrina

Menurut Febrina, ada berbagai faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Malang Raya seperti konsumsi rumah tangga. Konsumsi rumah tangga semakin bergeliat seiring dengan aktivitas libur sekolah dan perkuliahan. Selain itu transaksi perdagangan e-commerce yang meningkat.

Faktor lainnya adalah investasi. Pada triwulan tiga tahun 2025, investasi di Malang Raya tumbuh sebesar 8,80 persen (yoy). Hal itu didorong oleh kenaikan barang modal serta pembangunan proyek strategis yang sempat tertunda di awal tahun.

Advertisement

Kemudian ada faktor sektoral. Secara sektoral, pertumbuhan ekonomi terbagi menjadi dua yakni sektor primer yang tumbuh 0,40 persen (yoy). Lalu sektor sekunder sebesar 8,80 persen (yoy) dan sektor tersier sebesar 4,85 persen (yoy).

Pertumbuhan ekonomi yang terjadi juga tidak bisa lepas dari peran masing-masing pemerintah daerah di Malang Raya. "Sebagai contoh dari Pemkot Malang yang menggelar 1.000 event. Program ini membantu menguatkan pariwisata, UMKM, sekaligus ekonomi kreatif. Ada multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi lokal," sambung alumnus Universitas Gajah Mada (UGM) tersebut.

Upaya lain dari pemerintah daerah berupa penguatan peran Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), serta Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED). Lalu penyusunan RPJMD maupun RPJPD untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah ke depan.

Advertisement

Kondisi lain yang menandai pertumbuhan ekonomi di Malang Raya adalah daya beli masyarakat. "Daya beli masyarakat masih tetap solid sebagaimana yang diindikasikan oleh Survei Konsumen Malang dengan indeks lebih dari 100," pungkas Febrina. (mel)

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Hasil Sensus Ekonomi, 39 Ribu Usaha Baru Tumbuh di Kota Malang dalam 10 Tahun

Hasil Sensus Ekonomi, 39 Ribu Usaha Baru Tumbuh di Kota Malang dalam 10 Tahun

Angka itu diketahui dari hasil sensus ekonomi yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang.

BSI LYFE Card Gaet Anak Muda: Lifestyle Jalan, Kantong Aman

BSI LYFE Card Gaet Anak Muda: Lifestyle Jalan, Kantong Aman

Buat generasi muda, hidup bukan cuma soal rutinitas. Ada banyak hal yang ingin dijalani, mulai dari traveling, olahraga, nonton konser, mencoba hobi baru, sampai berburu berbagai pengalaman seru. Di saat yang sama, mere

MSCI Bukan Nabi, Said Abdullah Soroti Dampak Keputusan terhadap Pasar Saham Indonesia

MSCI Bukan Nabi, Said Abdullah Soroti Dampak Keputusan terhadap Pasar Saham Indonesia

MSCI Bukan Nabi, Said Abdullah Soroti Dampak Keputusan terhadap Pasar Saham Indonesia

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer