Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Beras Premium di Malang Langka, Ini Penyebabnya

R
Salah satu pedagang beras premium di Pasar Malang. Belakangan ini mulai langka (foto Darmono/Radar Malang)
Salah satu pedagang beras premium di Pasar Malang. Belakangan ini mulai langka (foto Darmono/Radar Malang)

Advertisement

 

KEPANJEN – Beras premium merek Mentari, Lahap, Rojolele dan Mbokdarmi mulai sulit ditemukan di sejumlah pasar tradisional. Kelangkaan terasa sejak dua pekan lalu. Sebagian konsumen pun terpaksa beralih ke beras medium.

Muhammad Saputra, pemilik Toko Sembako Jeseelyn di Pasar Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung mengatakan bahwa pasokan premium masih ada, tetapi jumlahnya merosot drastis.

Advertisement

“Sekarang dijatah rata semuanya. Biasanya saya dijatah 20 karung ukuran 5 kilogram, tapi belakangan ini hanya dikasih tiga karung,” ujar pedagang yang puluhan tahun berjualan tersebut.

Selain pasokan terbatas, harga beras premium juga mengalami kenaikan. Saputra menyebut harga kulakan yang sebelumnya Rp 81 ribu per kemasan 5 kilogram, kini naik menjadi Rp 83 ribu. Kenaikan tersebut berimbas pada harga jual ke konsumen, yakni Rp 85 ribu.

Kondisi serupa juga terlihat di Pasar Kepanjen. Suparti, salah seorang pedagang sembako mengaku beras premium merek mentari dan lahap sudah kosong sejak dua pekan lalu. Hal itu menjadikan pembeli di tokonya beralih ke beras lokal medium tanpa merek. Harganya lebih murah, yakni Rp 13,2 ribu per kilogram.

Advertisement

Pedagang lain, Saiful menyebut kelangkaan beras premium telah berlangsung sekitar sebulan. Sebelum langka, beras premium kemasan 5 kilogram berada di kisaran Rp 77 ribu sampai Rp 78 ribu, kini barang tersebut tidak tersedia.

Imbas kelangkaan beras premium, konsumen rumah tangga lebih banyak beralih ke beras medium lokal. Harganya kini mencapai Rp 78 ribu sampai Rp 80 ribu per 5 kilogram. Naik dari sebelumnya Rp 75 ribu per kemasan 5 kilogram.

"Ada juga yang masih berusaha mencari ke beberapa kios yang memiliki stok karena mencari kualitas beras yang dinilai lebih enak. Hal itu karena kualitas beras SPHP dan medium masih jauh di bawah rata-rata" kata Saiful yang juga pemilik Toko Sembako Star Grosir itu.

Di tengah kondisi tersebut, Kepala Bulog Cabang Malang M. Nurjuliansyah Rachman memastikan ketersediaan beras medium di gudang Bulog masih aman. 

Advertisement

Artikel Terkait

Produksi Padi di Kabupaten Malang Menurun dari Tahun ke Tahun, Beras Lokal Langka?

Produksi Padi di Kabupaten Malang Menurun dari Tahun ke Tahun, Beras Lokal Langka?

Ini risikonya jika produksi gabah di Kabupaten Malang terus menurun. Apalagi petani memilih menjual gabah mentah, enggan mengolah menjadi beras lokal bernilai tambah.

Sidak di Tiga Tempat, Pemkot Malang Dapai Stok Beras Premium di Distributor juga Langka

Sidak di Tiga Tempat, Pemkot Malang Dapai Stok Beras Premium di Distributor juga Langka

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menuturkan, kelangkaan beras premium tak hanya terjadi di pasar tradisional saja.

Berembus Isu Beras SPHP di Malang Langka, Bapanas Langsung Blusukan ke Pasar

Berembus Isu Beras SPHP di Malang Langka, Bapanas Langsung Blusukan ke Pasar

Isu kelangkaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Malang menjadi perhatian serius Badan Pangan Nasional (Bapanas). Kemarin (4/9), tim Bapanas melakukan peninjauan di sejumlah pasar tradisional.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer