MALANG KOTA - PT Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per 2 Agustus lalu.
Penyesuaian tersebut mengacu pada tren harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah pada awal bulan ini.
Beberapa BBM nonsubsidi yang kembali alami kenaikan antara lain Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Pertamina Dex, dan Dexlite.
Baca Juga: Jangan Sembarangan Isi Bensin, Berikut Jenis BBM yang Cocok untuk Kendaraan Anda
Sedangkan Pertamax 92 tidak ada perubahan harga. Pertamax 92 tetap di harga Rp 12.950 per liternya.
Area Manager Communication Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) Ahad Rahedi mengatakan, BBM Jenis Pertamax series konsumsinya masih di bawah 5 persen dari total seluruh konsumsi secara keseluruhan.
Sementara perubahan harga di wilayah Jatimbalinus untuk Pertamax Green 95 naik dari Rp 13.900 menjadi Rp 15.000 per liter.
Kemudian Pertamax Turbo dari Rp 14.400 menjadi Rp 15.450 per liter.
Sementara Dexlite dari sebelumnya Rp 14.550 per liter menjadi Rp 15.350 per liter.
Serta Pertamina Dex dari Rp 15.100 menjadi Rp 15.650 per liter.
”Naik turunnya harga BBM merupakan hal yang wajar,” tutur Ahad.
Ia meminta kepada masyarakat untuk tidak bereaksi secara berlebihan.
Itu karena harga BBM nonsubsidi pasti mengikuti harga perekonomian minyak dunia.
”Yang jelas kami menyesuaikan harga, tapi tetap yang paling murah jika dibanding lainnya,” imbuhnya.
Ia menyebut ke depannya harga BBM nonsubsidi juga dapat naik maupun turun lagi.
Sebagai contoh penurunan harga BBM nonsubsidi pada awal tahun 2024 lalu. Bisa menjadi gambaran bahwa tidak selamanya harga akan selalu naik dan tidak bisa turun. (dur/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana