Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengurusan KTP Digital di Kabupaten Malang Belum Capai Target

M
Penulis: Mahmudan❯
JEMPUT BOLA: Warga mengikuti perekaman IKD di Kantor Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari beberapa waktu lalu.
JEMPUT BOLA: Warga mengikuti perekaman IKD di Kantor Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari beberapa waktu lalu.

KEPANJEN – Masih banyak warga Bumi Kanjuruhan yang belum mempunyai KTP digital. Hal itu terlihat dari perekaman Identitas Kependudukan Digital (IKD) di kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Malang.


Advertisement

Kepala Disdukcapil Kabupaten Malang Harry Setya Budi menyampaikan, per 31 Desember 2025 lalu, tercatat 284.503 orang menjalani perekaman IKD. Jumlah tersebut hanya 13,68 persen dari progres perekaman e-KTP pada awal 2025.

“Target IKD dari Ditjen Dukcapil Kemendagri RI sebesar 30 persen dari total perekaman IKD di daerah. Sehingga belum sesuai dengan yang ditargetkan,” ujar Harry kemarin (6/1). Dia mengatakan, penyebab minimnya perekamanIKD tersebut beragam. Di antaranya belum masifnya sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya IKD.

Sehingga terdapat kurangnya kesadaran masyarakat untuk mengurus IKD. Kemudian tidak semua masyarakat memiliki ponsel yang mampu mengakses IKD. Sebab, untuk bisa mengakses IKD, spesifikasi ponsel minimal harus android 8.0 atau android Oreo.

Advertisement

“Anggaran juga minim untuk operasional dan peralatan. Sehingga tidak bisa melakukan pelayanan secara menyeluruh untuk menjangkau masyarakat di desa,” kata pejabat eselon II B Pemkab Malang itu.

Selain itu, juga masih banyak penduduk, utamanya kelompok lanjut usia (lansia) yang belum menguasai teknologi. Sehingga sedikit menghambat proses perekaman IKD. Akan tetapi, tim disdukcapil juga selalu membantu warga untuk kelancaran kepengurusan IKD.

Berdasar analisis data capaian IKD se Jawa Timur, dia menyebut, Kabupaten Malang termasuk peringkat 12 besar. Peringkat tersebut mengacu persentase capaian berbanding jumlah penduduk yang sudah melakukan perekaman.

Advertisement

Sedangkan jika capaian berdasar jumlah aktivasi IKD, Kabupaten Malang menduduki peringkat kedua se Jawa Timur, di bawah Surabaya.

Untuk meningkatkan capaian IKD, pihaknya telah merencanakan beberapa langkah. Di antaranya dengan aktivasi IKD pada setiap pengajuan dokumen administrasi kependudukan (adminduk). “Saat ini, aktivasi baru setiap hari rata-rata 250-an pada hari biasa dan 400-an pada hari libur sekolah,” kata Harry.

Pihaknya juga akan melakukan aktivasi IKD dengan jemput bola ke sekolah maupun perguruan tinggi serta aktif dalam sosialisasi penggunaan IKD di platform manapun. Sebab, terdapat beberapa keuntungan menggunakan IKD.

Seperti semua dokumen kependudukan dapat diakses secara digital,salah satunya KK. Beberapa lembaga juga bisa memanfaatkan QR Code yang bisa di-scan sebagai pengganti fotokopi KTP. (yun/dan)

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Dispendukcapil Malang Kejar Target 30 Persen Warga Aktivasi KTP Digital

Dispendukcapil Malang Kejar Target 30 Persen Warga Aktivasi KTP Digital

Dispendukcapil Kota Malang kejar target nasional 30 persen aktivasi KTP digital pada 2026, sambil hadapi tantangan kesenjangan layanan adminduk konvensional.

Prakiraan Cuaca Kabupaten Malang Sabtu, 7 November 2026, Suhu Udara Mencapai 31 Derajat Celcius

Prakiraan Cuaca Kabupaten Malang Sabtu, 7 November 2026, Suhu Udara Mencapai 31 Derajat Celcius

Suhu udara berkisar antara 20 derajat Celcius pada dini hari dan 31 derajat Celsius pada siang hari.

Prediksi Cuaca Kabupaten Malang Jumat, 6 November 2026, Suhu Capai 32 Derajat Celcius

Prediksi Cuaca Kabupaten Malang Jumat, 6 November 2026, Suhu Capai 32 Derajat Celcius

Pada pukul 06.00 WIB, suhu udara tercatat 22 derajat Celsius dengan kondisi cerah berawan dan kelembapan mencapai 94 persen.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer