Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Budidaya Ikan dan Udang Ditarget 13,7 Ribu Ton

M
Penulis: Mahmudan❯
KEJAR TARGET: Ikan hasil budidaya air tawar diminati masyarakat. Mereka membeli di lapak-lapak pinggir jalan.
KEJAR TARGET: Ikan hasil budidaya air tawar diminati masyarakat. Mereka membeli di lapak-lapak pinggir jalan.

Advertisement

KEPANJEN - Budidaya biota air tawar dan payau di Kabupaten Malang digenjot. Dinas Perikanan Kabupaten Malang menargetkan 13,7 ribu ton ikan dan udang dalam setahun ini. Ikan nila dan lele ditarget jadi yang paling banyak.

Berdasar data 2025 lalu, total hasil budidaya ikan air tawar mencapai 13.264 ton. Sementara target tahun ini dinaikkan sekitar 3,42 persen.

”Kami upayakan budidaya tahun ini mencapai 13,7 ribu ton. Itu termasuk budidaya udang vanamei air payau,” ujar Kepala Dinas Perikanan Victor Sembiring kemarin.

Advertisement

Sementara ini realisasi Januari dan Februari menunjukkan tren positif, yakni 19,4 persen. Terdiri atas 1.270 ton ikan nila, 1.100 ton ikan lele, 130 ton ikan gurame, dan 450 ton ikan mas. Sementara udang vanamei 225 ton.

Dari capaian tersebut, Pemkab Malang memasang harapan terhadap ikan nila dan lele. Hal semacam itu juga sudah dilakukan sejak beberapa tahun lalu. Dengan mengembangkan sentra budidaya di enam desa.

Meliputi Desa Patokpicis dan Sukoanyar di Kecamatan Wajak, Pandanajeng di Kecamatan Tumpang, Bangelan di Kecamatan Wonosari), Sananrejo di Kecamatan Turen, dan Sumberngepoh di Kecamatan Lawang Victor mengatakan, tahun ini pihaknya bakal memberikan bantuan untuk budidaya dua jenis ikan tersebut. Dananya berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) senilai Rp 1,9 miliar. Ada enam kegiatan yang memakai dana tersebut.

Advertisement

“Ada budidaya nila sistem bioflok sebanyak 5 paket, kampung budidaya nila 3 paket. Kemudian budi daya lele sistem aquaponik atau integrasi dengan tanaman 2 paket, budidaya lele air mengalir 4 paket, lalu budidaya lele integrasi dengan budidaya magot 2 paket,” sebut dia. Terakhir, pengadaan pakan Mandiri 1 paket. 

Dia mengatakan, ikan nila menjadi komoditas yang paling banyak didapati padaperikanan tangkap air tawar. Dengan angka 2,68 ton pada Januari sampai Februari lalu. Akan tetapi, khusus ikan nila tangkap, tidak ada target. “Kalau tangkap menyesuaikan dengan keadaan perairan tempat satu nelayan itu mencari ikan,” tandas Victor. (biy/dan)

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Prakiraan Cuaca Kabupaten Malang Sabtu, 7 November 2026, Suhu Udara Mencapai 31 Derajat Celcius

Prakiraan Cuaca Kabupaten Malang Sabtu, 7 November 2026, Suhu Udara Mencapai 31 Derajat Celcius

Suhu udara berkisar antara 20 derajat Celcius pada dini hari dan 31 derajat Celsius pada siang hari.

Prediksi Cuaca Kabupaten Malang Jumat, 6 November 2026, Suhu Capai 32 Derajat Celcius

Prediksi Cuaca Kabupaten Malang Jumat, 6 November 2026, Suhu Capai 32 Derajat Celcius

Pada pukul 06.00 WIB, suhu udara tercatat 22 derajat Celsius dengan kondisi cerah berawan dan kelembapan mencapai 94 persen.

Prediksi Cuaca Kabupaten Malang Kamis, 5 November 2026, Kecepatan Angin Capai 27,8 Km/J

Prediksi Cuaca Kabupaten Malang Kamis, 5 November 2026, Kecepatan Angin Capai 27,8 Km/J

Memasuki pukul 10.00 WIB, suhu mencapai titik tertingginya, yaitu pada angka 28 derajat Celsius dengan kondisi cerah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer