KEPANJEN - Kekeringan yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Malang sejak awal September lalu, hingga kini masih berlanjut. Jumlah air bersih yang didistribusikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang terus bertambah. Sebulan ini, 4 September hingga 7 Oktober 2024 sudah mencapai satu juta liter air bersih.
Air tersebut dipasok ke 10 desa. Yakni Sumberagung, Sitiarjo, Kedungbanteng, Ringinsari, dan Harjokuncaran. Seluruhnya berada di Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Setiap desa mendapat distribusi air mulai dari 5 ribu liter hingga 25 ribu liter.
”Desa dengan distribusi air bersih terbanyak adalah Sumberagung,” ucap Kepala BPBD Kabupaten Malang R. Ichwanul Muslimin kemarin (8/10).
Hal itu disebabkan pada Desa Sumberagung terdapat 441 keluarga dengan total 1.352 jiwa yang membutuhkan air bersih. Setiap distribusi desa itu bisa menyerap 20 ribu liter air. Hingga saat ini, air yang disalurkan pada Desa Sumberagung sudah mencapai 323 ribu liter air bersih.
Selain Sumbermanjing Wetan, sejumlah desa di Donomulyo juga dilanda kekeringan. Setidaknya ada empat desa yang mengajukan kiriman air bersih. Yakni Sumberoto, Mentaraman, Tulungrejo, serta Donomulyo. Di kecamatan itu, kekeringan pada desa yang paling banyak membutuhkan sumbangan air bersih adalah Sumberoto. Khusus di Sumberoto sudah dipasok total 225 ribu liter air bersih. Dengan perincian 383 keluarga yang bergantung pada sumbangan air bersih. Artinya, terdapat kisaran 851 jiwa yang memanfaatkan bantuan air bersih itu. Satu kali distribusi, Desa Sumberoto membutuhkan 15 ribu liter air untuk seluruh warga. “Saat ini totalnya sudah 1 juta 88 ribu liter air yang kami distribusikan,” lanjut Ichwan.
Kemarin (8/10), petugas BPBD masih di lokasi untuk mendistribusikan air bersih di Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Bantuan air bersih diperkirakan akan terus berlanjut hingga musim hujan tiba.(aff/dan)
Editor : Mahmudan