Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Diskominfo Kabupaten Malang Dorong 50 KIM Menjadi Media Profesional

Mahmudan • Kamis, 27 Februari 2025 | 19:45 WIB
Plt Kepala Diskominfo Kabupaten Malang Wahyu Kurniati (dua dari kanan) didampingi kabid komunikasi diskominfo Iwan Heri Kristanto (kanan) dan dua pemateri bimtek kemarin (26/2). (DARMONO/RADAR MALANG)
Plt Kepala Diskominfo Kabupaten Malang Wahyu Kurniati (dua dari kanan) didampingi kabid komunikasi diskominfo Iwan Heri Kristanto (kanan) dan dua pemateri bimtek kemarin (26/2). (DARMONO/RADAR MALANG)

KEPANJEN - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang mendorong Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) menjadi media profesional dan mandiri secara keuangan.

Salah satu caranya dengan menggelar bimbingan teknis (bimtek) di ruang rapat Panji Pulangjiwo, Pendapa Kabupaten Malang kemarin (26/2).

Acara diikuti 50 KIM yang tersebar di 33 kecamatan se-Kabupaten Malang.

Selama empat jam, pukul 08.00 hingga 12.00, mereka dibekali ke mampuan membuat konten dan mengembangkan perusahaan media.

Materi tersebut disampaikan redaktur pelaksana Jawa Pos Radar Malang Mahmudan.

Kemudian materi kedua terkait penguatan organisasi dari Director Deazha Prima Nusantara Dewi Yuhana.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Kabupa ten Malang Wahyu Kurniati me nyampaikan, bimtek tersebut untuk menjaga eksistensi KIM.

Sebab, keberadaan KIM diperlukan sebagai wadah pengelolaan informasi di tingkat desa.

Menurut dia, KIM dibentuk untuk mempromosikan desa sesuai potensi masing-masing.

Seperti memberitakan tentang wisata desa maupun Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berkembang.

“Kami juga mendorong KIM bisa lebih profesional, supaya ada income. Seperti selebgram atau influencer yang sudah membranding nama nya dengan baik, mereka bisa punya endorse yang besar,” kata perempuan yang juga menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Malang itu.

Dengan demikian, pengembangan desa tidak hanya bergantung dengan Dana Desa (DD) yang alokasi setiap desa berbeda.

Sebagai apresiasi, diberikan tiga penghargaan kepada peraih juara harapan 1, 2, dan 3 dalam Festival Kobar kan KIM 2024.

Juara harapan 1 diraih oleh KIM Tlogosari, juara harapan 2 diraih oleh KIM Warta Kedok, dan juara harapan 3 diraih oleh KIM Wonderful Jambangan.

Sementara itu, Kepala Bidang Komunikasi Diskominfo Kabupaten Malang Iwan Heri Kristanto memaparkan, terdapat 224 desa yang sudah mengirimkan struktur organisasi KIM ke diskominfo.

Itu sudah tersebar di 33 kecamatan.

“Peserta hari ini (kemarin, 26/2) ada 50 KIM yang juga dari 33 kecamatan,” ucap pejabat eselon III B Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu.

Dia mengatakan, bimtek diselenggarakan supaya pengelola KIM semakin aktif, peduli, peka, dan memahami informasi yang akan disampaikan ke masyarakat.

Selain itu, juga untuk mewujudkan jaringan komunikasi dua arah antara pemerintah dengan masyarakat lain maupun pihak-pihak lain. (yun/dan)

Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana
#kim #Komunitas Informasi Masyarakat #diskominfo kabupaten malang #bimtek