LAWANG - Beberapa sopir truk dan kendaraan besar lainnya masih sering memarkir kendaraannya di bahu jalan menuju Gerbang Tol (GT) Lawang. Akibatnya, jalur masuk menyempit dan menyebabkan antrean kendaraan hingga kemacetan. Pemandangan itu masih terlihat dalam beberapa hari terakhir.
Padahal, sejak tahun lalu di sana sudah dipasangi papan larangan parkir liar. ETLE Mobile sementara juga disiagakan di sana. Namun tiap pagi, siang, hingga sore masih kerap ditemui sopir-sopir nakal yang memarkir kendaraannya di sana.
”Laporan sudah kami tindak lanjuti, saat ini sudah steril,” ujar Kanit Lantas Polsek Lawang AKP Hariono.
Dia mengaku sudah menugaskan petugas polsek untuk berjaga. Sekaligus mengingatkan sopir agar tidak parkir lagi di tempat yang terlarang itu.
Kemacetan karena kendaraan besar di daerah itu biasa terjadi saat pagi hari. Banyak masyarakat yang berangkat kerja dan sekolah melewati depan exit tol itu.
Namun kerap kali harus antre karena kendaraan besar terhambat masuk akibat sopir-sopir yang parkir sembarangan. Sebelumnya, Kanit Turjawali Satlantas Polres Malang Ipda Andi Agung mengaku sudah kerap patroli di sana. Namun waktu sopir parkir sembarangan memang beragam. Yang paling sering terjadi pada pagi hari.
”Sejak pukul 07.00 kami kerap bersiaga di sana,” ujar Andi. Sistem tilang belum diberlakukan di sana. Sementara, sopir yang terciduk hanya diimbau untuk tidak mengulangi perbuatannya. Andi menyebut, saat ini pihaknya masih mencari formula terbaik untuk mengatasi sopir yang bandel parkir di sana.
Mereka masih mendiskusikan perkara parkir itu di forum lalu lintas dan angkutan jalan. Andi membuka solusi dari pihak lain juga. Termasuk Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang.
Sebelumnya, banyak warga yang mengeluh lantaran truk-truk yang parkir liar di sana sering menimbulkan kemacetan. Sempat juga dipasangi water barrier di pinggir jalan. Namun jarak beberapa hari tetap ada truk yang parkir di sana.
Beberapa water barrier sampai terguling karena ditabrak truk. Lalu, polisi mulai memasang papan larangan parkir sekaligus peringatan bahwa kawasan itu sudah diawasi CCTV. Namun, para sopir bandel itu tetap mengulangi kesalahannya. (aff/by)
Editor : A. Nugroho