Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Tol Malang-Kepanjen: Update Rencana Pembangunan dan Kapan Terealisasi

Aditya Novrian • Sabtu, 14 Februari 2026 | 09:00 WIB

WAIT AND SEE: Sejumlah kendaraan melintas di Tol Malang-Pandaan di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, kemarin. Pemkab Malang masih menunggu kelanjutan proyek Tol Malang-Kepanjen.
WAIT AND SEE: Sejumlah kendaraan melintas di Tol Malang-Pandaan di Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, kemarin. Pemkab Malang masih menunggu kelanjutan proyek Tol Malang-Kepanjen.

MALANG - Rencana pembangunan jalan tol yang menghubungkan Kota Malang dengan Kepanjen, Kabupaten Malang, menjadi salah satu proyek infrastruktur strategis yang tengah digodok pemerintah pusat dan daerah. Tol Malang–Kepanjen direncanakan sebagai lanjutan dari ruas tol Gempol–Malang, memperbaiki konektivitas darat di Malang Raya dan membuka akses cepat ke wilayah selatan yang kaya potensi ekonomi dan wisata.

Jawa Pos Radar Malang bakal menyajikan rangkuman perjalanan rencana pembangunan tersebut secara menyeluruh dalam tulisan ini. Proyek ini telah masuk dalam prioritas nasional serta dokumen perencanaan pemerintah seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Malang 2025–2045. 

Baca Juga: Rencana Perpanjangan Tol Malang–Kepanjen ke Tulungagung

Jejak awal rencana tol Malang–Kepanjen sebenarnya sudah muncul sejak beberapa tahun lalu, selaras dengan upaya perluasan jaringan jalan tol nasional. Pada 2019, usulan pra-studi kelayakan diajukan dan sejak itu terus bergulir melalui berbagai fase perencanaan.

Dari data yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, izin prinsip proyek sempat diterbitkan pada 2019, diikuti studi kelayakan final dan proses lelang hingga penetapan pemenang proyek kerja sama pemerintah dengan badan usaha (KPBU). Namun, konstruksi fisik belum dimulai karena berbagai tahap persiapan masih berjalan. 

Perencanaan awal tol ini mencakup jalur sepanjang sekitar 30–33 kilometer, yang terbentang dari akhir ruas tol Pandaan–Malang di Madyopuro hingga Kepanjen, melalui beberapa wilayah seperti Kedungkandang, Bululawang, dan Gondanglegi. Tol tersebut tidak hanya diharapkan memecah kemacetan ruas jalan utama sekitar Krebet, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, mempercepat mobilitas barang dan orang, serta membuka potensi kawasan di sekitarnya.

Baca Juga: Berharap Proyek Tol Malang hingga Kepanjen Dilelang 2026

Sejak awal 2025, proses perencanaan terus berjalan, terutama tahap studi kelayakan yang masih disempurnakan. Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) menetapkan target operasional tol tersebut pada 2030, meskipun detail pelaksanaannya belum final dan belum ditentukan siapa yang akan menggarap proyek ini.

Di sisi lain, pemerintah kabupaten melakukan kajian ulang atas studi kelayakan karena estimasi biaya pembangunan yang cukup besar, sekitar Rp 10,7 triliun belum termasuk anggaran pembebasan lahan. Rencana pembebasan lahan pun ditargetkan mulai pada 2027, setelah penyusunan desain dasar (basic design) serta koordinasi lanjutan dengan pemerintah pusat. 

Baca Juga: Anggaran Rp 3 Triliun untuk Lahan Tol Malang-Kepanjen

Respons masyarakat terhadap rencana tol ini beragam. Sebagian warga menyambut positif potensi manfaat ekonominya, seperti kelancaran akses dan peluang kerja, namun ada pula yang mengeluhkan minimnya sosialisasi dan kekhawatiran dampak lingkungan seiring pelaksanaan proyek.

Meski begitu, tol Malang–Kepanjen tetap menjadi salah satu proyek penting yang dipantau oleh pemerintah dan masyarakat. Berbagai upaya perencanaan dan pembahasan teknis terus dilakukan agar proyek itu bisa direalisasikan pada periode mendatang, memperkuat jaringan infrastruktur di Jawa Timur dan mendukung perkembangan wilayah Malang Raya. 

Simak lanjutan terkait wilayah mana saja yang bakal terdampak setelah tol Malang-Kepanjen terealisasi pada edisi Minggu (15/2). Tentu hanya di radarmalang.jawapos.com

Editor : Aditya Novrian
#pembangunan #tol malang kepanjen #realisasi