KABUPATEN - Seperti tahun-tahun sebelumnya, titik-titik baru pasar takjil mulai bermunculan. Utamanya di pinggir jalan. Seperti yang ada di Jalan Raya Gondanglegi dan depan Kantor Pos Kepanjen. Sebelumnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang sudah memetakan titik-titik yang berpotensi ramai menjadi pasar takjil.
Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishub Kabupaten Malang Willy Deny Permana menuturkan, hampir tiap kecamatan memiliki titik pasar takjil sendiri.
Baca Juga: Sejumlah Pasar Takjil di Kota Malang Berpotensi Ramai, Waspada Aksi Pencopetan
Namun yang paling banyak menimbulkan kemacetan yang berada di pinggir jalan besar. Seperti di Pasar Takjil Gondanglegi dan Kepanjen.
”Tiap sore pasti kami siagakan personel untuk mengamankan lalu lintas di titik-titik pasar takjil itu,” ujar Willy. Namun pihaknya belum bisa memastikan berapa anggota yang akan berjaga.
Yang pasti, pihaknya sudah meminta masing-masing pengelola pasar takjil untuk menyiapkan parkir bagi pengunjung. Titik parkir diperlukan karena mayoritas pengunjung pasar takjil selalu membawa kendaraan. Dengan adanya titik parkir, potensi pengunjung parkir sembarangan di pinggir jalan bisa diminimalkan.
Baca Juga: Dinas Kesehatan Kota Malang Ungkap 10 Sampel Takjil Tidak Layak Konsumsi
Di tempat lain, Kanit Turjawali Polres Malang Ipda Andi Agung juga mengerahkan pasukan untuk pengamanan pasar takjil. Rencananya, personel bakal ditugaskan masing-masing Polsek. Pengamanan meliputi pengaturan lalu lintas dan pengawasan ketertiban masyarakat.
Andi mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara di jalan raya. Selain itu, pengemudi lebih baik memelankan laju kendaraan saat mendekati pasar takjil.
”Jangan lupa untuk menggunakan helm sesuai dengan standar keamanan dan jangan berboncengan lebih dari dua orang untuk menjaga keselamatan,” pungkas Andi. (aff/by)
Editor : Aditya Novrian