MALANG - Ada-ada saja cara yang dilakukan tim penjaring penerima bantuan di ajang Pekan Islami ke-XIX PT Anugerah Citra Abadi (PT ACA). Selain memanfaatkan jaringan Fatayat NU Kabupaten Malang, mereka juga memanfaatkan media social.
Contohnya aksi santunan di hari ke tiga kemarin (4/3). Tim melakukan aksi santunan di Pendapa Desa Kaliasri, Kecamatan Kalipare. Ada 160 paket santunan yang diberikan kepada para duafa yang rata-rata adalah wanita.
Paket yang diberikan berupa sembako berisi beras, minyak goreng dan gula pasir. Selain itu juga ditambah dengan hadiah berupa sarung bagi yang putra dan kain batik bagi yang perempuan.
Tiktokers asal Kalipare yang dimaksud adalah Heru Cahyono. Pria yang juga Kaur Pemerintahan atau Kamituwo Desa Umbuldawe, Desa Kaliasri mengelola akun tiktok @bang hewod yang banyak membuat konten tentang realitas sosial.
Dia terpilih oleh tim PT ACA setelah diamati dalam setiap live TikTok dirasa mengetahui persis tentang kondisi masyarakat, utamanya yang kurang mampu. “Saya sempat komen saat dia live, dan ternyata nyambung dengan apa yang sedang kita lakukan,” kata Iwan Kurniawan.
Melalui tayangan konten yang ia buat, Heru bisa menghimpun para duafa di wilayahnya yang benar-benar butuh bantuan. “Saya tidak menyangka jika bisa mengumpulkan jenengan di sini, saya gemetar rasanya,” ujar Heru mengawali sambutannya.
Meski di Kalipare sudah dijadwalkan di Pendapa Kecamatan, namun karena memperoleh request tambahan yang di Kaliasri maka untuk Kalipare ada dua titik.
Sementara itu, santunan di hari ketiga kemarin dilaksanakan di empat tempat. Pertama, dengan dua titik di Kecamatan Kalipare dilaksanakan di Pendapa Desa Kaliasri dan Pendapa Kecamatan dengan santunan sebanyak 160 orang duafa dan 277 anak yatim
Berlanjut di Kecamatan Donomulyo dilaksanakan di Gedung Trisula dengan 252 anak. Terakhir di Kecamatan Pagak dengan 192 anak dilaksanakan di Pendapa Balai Desa Pagak. Total santunan di tiga kecamatan ini sebanyak 881 anak yatim dan duafa. Khusus untuk di Pendapa Desa Kaliasri, santunan menyasar para duafa dan wanita lansia. Mereka menerima 1 paket sembako, baju batik dan kerudung. (Mas)
Editor : A. Nugroho