Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perut Terasa Sakit setelah Sahur, Ikuti Cara Ini untuk Mengatasinya

A
Penulis: Aditya Novrian❯
Ilustrasi perut sakit setelah sahur. (freepik).
Ilustrasi perut sakit setelah sahur. (freepik).

Radar Malang- Tak lengkap rasanya jika berpuasa tanpa bersahur. Meskipun terasa malas bangun pada pagi buta, kegiatan satu ini lebih baik tidak dihindari agar tubuh tidak lemas saat beraktivitas.


Advertisement

Namun, salah memilih makanan saat sahur dapat membuat perut terasa sakit. Hal ini dapat menghambat aktivitas yang akan dilakukan.

Berikut 4 cara untuk menjaga perut terasa nyaman setelah sahur.

  1. Hindari Makanan Pedas yang Berlebihan

Makanan pedas memang bikin mata melek saat sahur. Rasa yang menusuk lidah membuat kita tak henti untuk menyantapnya.

Bagi penderita magh dan gerd, makanan pedas memicu naiknya asam lambung. Ia juga akan semakin mengiritasi perut.

Advertisement

Selain itu, sensasi pedas yang masuk ke perut dapat memicu keinginan Buang Air Besar (BAB), bahkan diare.

  1. Hindari Minum Kopi

Kebanyakan orang meminum kopi supaya mata tetap terjaga selama beraktivitas. Namun, terdapat kandungan dari minuman kopi yang bisa membuat sistem pencernaan terganggu.

Melansir dari hello sehat, bagi orang yang memiliki pencernaan sensitif, kandungan kafein dalam kopi dapat meningkatkan produksi asam lambung.

Di sisi lain, apabila Anda mengidap lactose intolerant, susu atau creamer dalam kopi dapat memicu rasa mulas yang berujung diare.

  1. Jangan Langsung Tidur

Rasa kantuk saat sahur di pagi buta memang tidak tertahankan. Namun, penting untuk tidak langsung tidur karena dapat membuat perut terasa sakit saat bangun.

Advertisement

Melansir dari dr. Saddam Ismail, pemicu asam lambung naik saat tubuh berbaring setelah makan. Berbaring dapat melemahkan otot sfingter esofagus yang menyebabkan asam lambung dapat naik.

Usahakan duduk atau melakukan aktivitas lain selama 2-4 jam, sebelum tidur.

  1. Konsumsi Sayur dan Buah

Melansir dari halodoc, mengonsumsi makanan yang bernutrisi dan bergizi dalam porsi cukup saat sahur dapat terhindar dari makan berlebihan saat berbuka puasa.

Mengonsumsi makanan yang bergizi, seperti sayur dan buah dapat mencegah penyakit sembelit. Buah pepaya kaya akan serat yang dapat melancarkan sistem pencernaan.

Selain itu, sayuran hijau yang tinggi serat, seperti bayam dan brokoli dapat melunakkan tinja sehingga kotoran lebih mudah dikeluarkan.

Menjaga makan saat sahur atau berbuka sangat penting dilakukan bagi setiap muslim yang menjalankan puasa. Hal ini dapat membuat aktivitas yang dijalankan tidak terganggu oleh rasa perut yang tidak nyaman.

Selain puasa menjadi berkualitas, menjaga makan juga dapat menyehatkan badan.

 

Penulis: Marsha Nathaniela

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Hello sehat, YouTube @SaddamIsmail, Halodoc

Artikel Terkait

Cuaca Panas Bikin Cepat Lelah? Ini 5 Tips Aman Menjalani Aktivitas Sehari-hari Saat Cuaca Panas

Cuaca Panas Bikin Cepat Lelah? Ini 5 Tips Aman Menjalani Aktivitas Sehari-hari Saat Cuaca Panas

Minum air putih secara berkala penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi, terutama saat cuaca panas atau ketika melakukan aktivitas fisik.

Tips Meal Prep untuk Anak Kos, Solusi Makan Praktis di Tengah Jadwal Padat

Tips Meal Prep untuk Anak Kos, Solusi Makan Praktis di Tengah Jadwal Padat

Meal prep atau meal preparation, yaitu metode menyiapkan makanan untuk dikonsumsi selama beberapa hari.

Cuaca Malang Makin Dingin, Ini Kebiasaan Sederhana agar Tubuh Tetap Fit

Cuaca Malang Makin Dingin, Ini Kebiasaan Sederhana agar Tubuh Tetap Fit

Beberapa waktu terakhir, suhu udara di Kota Malang terasa lebih dingin, terutama pada malam hingga dini hari. Perubahan suhu tersebut membuat masyarakat perlu lebih memperhatikan kondisi tubuh agar tetap sehat dan produk

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer