Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rambut Rontok Berlebihan? Ini Faktor Penyebabnya

A
Penulis: Aditya Novrian❯

Berbagai penyebab rambut rontok dapat mengakibatkan kebotakan. (Freepik)
Berbagai penyebab rambut rontok dapat mengakibatkan kebotakan. (Freepik)


Advertisement

RADAR MALANG – Rambut sering disebut sebagai mahkota setiap orang. Namun, masalah rambut rontok merupakan keluhan yang sering dialami banyak orang, baik pria maupun wanita.

Kerontokan dalam jumlah tertentu sebenarnya tergolong normal. Akan tetapi, jika terjadi secara berlebihan, kondisi ini tidak boleh disepelekan karena dapat memicu kebotakan permanen.

Kebotokan atau Alopecia adalah kondisi ketika seseorang mengalami kerontokan rambut parah di area tertentu pada kulit kepala. Di Indonesia yang beriklim tropis, paparan panas dan sinar matahari juga dapat memengaruhi kesehatan rambut serta kulit kepala sehingga meningkatkan risiko kerontokan.

Advertisement

Berikut beberapa faktor penyebab rambut rontok berlebihan.

  1. Penggunaan produk kosmetik, seperti cat rambut yang mengandung bahan kimia keras dan dapat merusak akar rambut
  2. Terlalu sering keramas, sehingga menghilangkan minyak alami yang melindungi rambut
  3. Sering memakai pengering rambut bersuhu tinggi
  4. Mengikat rambut terlalu kencang yang dapat menarik akar rambut dan menyebabkan kerontokan
  5. Faktor genetik yang umumnya lebih sering terjadi pada pria
  6. Perubahan hormon, seperti pada wanita pasca melahirkan atau saat menopause
  7. Berat badan menurun secara drastis yang dapat mengganggu siklus pertumbuhan rambut
  8. Sedang mengalami stres berat yang memengaruhi keseimbangan hormon tubuh
  9. Konsumsi obat-obatan tertentu, seperti kemoterapi, obat pengencer darah, dan pil KB
  10. Kondisi medis, seperti infeksi kulit kepala, lupus, anemia, diabetes, sifilis, dan penyakit tiroid
  11. Trikotilomania, yaitu gangguan psikologis yang ditandai dengan kebiasaan mencabuti rambut sendiri.

Dengan mengenali berbagai faktor penyebabnya, langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan lebih dini agar kesehatan rambut tetap terjaga.

 

Penulis: Intan Nurlita Dewi

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Kemenkes

Artikel Terkait

Kualitas Udara Kota Malang Dipantau Selama Kemarau, Ini Kategori AQI dan Dampaknya bagi Kesehatan

Kualitas Udara Kota Malang Dipantau Selama Kemarau, Ini Kategori AQI dan Dampaknya bagi Kesehatan

BMKG memantau PM2.5 di Malang. Kenali kategori ISPU dan AQI serta dampaknya bagi kesehatan selama kemarau.

Ketika Indonesia Tidak Kekurangan Perawat, tetapi Kekurangan Strategi

Ketika Indonesia Tidak Kekurangan Perawat, tetapi Kekurangan Strategi

Kita terlalu lama menghitung perawat sebagai angka. Padahal, kesehatan masyarakat tidak pernah mengenal angka tanpa tempat, kompetensi, dan manusia.

Hari Jantung Sedunia, Ini 5 Kebiasaan Sederhana untuk Jaga Kesehatan Jantung 

Hari Jantung Sedunia, Ini 5 Kebiasaan Sederhana untuk Jaga Kesehatan Jantung 

Menjaga kesehatan jantung bisa dimulai dari kebiasaan sederhana sehari-hari. Mulai dari lebih banyak bergerak, memperhatikan makanan, menghindari rokok, cukup istirahat, hingga rutin mengecek kondisi kesehatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer