Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Dikonsumsi, Ini Manfaat Probiotik dari Makanan Fermentasi

A
Penulis: Aditya Novrian❯

Ilustrasi semangkuk yoghurt dan potongan buah. (Freepik).
Ilustrasi semangkuk yoghurt dan potongan buah. (Freepik).


Advertisement

RADAR MALANG – Tanpa kita sadari, kandungan probiotik sebenarnya sering dijumpai pada makanan di sekitar kita. Beberapa di antaranya adalah tempe, yoghurt dan tape yang dihasilkan melalui proses fermentasi.

Mengutip dari Hello Sehat, probiotik merupakan mikroorganisme atau sekumpulan bakteri hidup yang dapat ditemukan dalam makanan fermentasi dan suplemen.

Berikut berbagai manfaat probiotik bagi kesehatan tubuh.

  1. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Keseimbangan bakteri usus dapat terganggu akibat kebiasaan makan yang salah, penyakit, konsumsi antibiotik, dan berbagai faktor lainnya.

Advertisement

Probiotik berperan untuk menambah jumlah bakteri baik dalam tubuh agar mampu menyeimbangkan bakteri jahat. Dengan kondisi tersebut, sistem pencernaan tidak terganggu akibat populasi bakteri jahat yang dominan.

  1. Mencegah dan Mengatasi Diare akibat Antibiotik

Konsumsi antibiotik dapat menimbulkan efek samping berupa diare. Hal ini karena antibiotik bisa membunuh bakteri baik dan mengganggu keseimbangan bakteri dalam usus.

Berdasarkan penelitian dalam jurnal Antibiotics pada 2017, beberapa spesies probiotik dapat mengurangi risiko diare sebesar 51%. Penelitian ini melakukan uji coba pada peserta yang mengonsumsi probiotik dua hari sebelum mengonsumsi antibiotik.

  1. Meredakan Gejala Sindrom Iritasi Usus

Irritable Bowel Syndrome (IBS) merupakan sindrom yang ditandai dengan gejala gangguan pencernaan, seperti nyeri perut, kembung, diare, dan sembelit. Menurut penelitian dalam World Journal of Gastroenterology, gejala umum IBS dapat berkurang dengan mengonsumsi probiotik.

Hal ini karena probiotik bekerja dengan meningkatkan jumlah bakteri baik dalam usus sehingga dapat membantu menyeimbangkan dominasi bakteri jahat saat mengalami IBS.

  1. Menurunkan Kolestrol

Tidak hanya pada sistem pencernaan, probiotik juga berguna untuk kardiovaskular. Hal ini karena probiotik mampu menurunkan kolestrol jahat dan meningkatkan kolestrol baik dalam tubuh.

Advertisement

Probiotik bekerja dengan cara menguraikan empedu, yakni cairan dari hati yang terbuat dari kolestrol. Cara ini dapat mencegah empedu tidak terserap oleh usus dan berubah menjadi kolestrol dalam aliran darah.

  1. Menurunkan Berat Badan

Probiotik juga dapat membantu mencegah penyerapan lemak dari makanan. Alih-alih diserap oleh tubuh, lemak dapat dibuang melalui feses.

Dalam sebuah penelitian, seseorang yang menjalani diet dengan mengonsumsi probiotik lactobacillus rhamnosus selama tiga bulan mengalami penurunan berat badan 50% lebih banyak dari yang tidak mengonsumsinya.

Dengan mengonsumsi makanan fermentasi, masalah pencernaan seperti sembelit dapat diatasi. Namun, pastikan porsi makannya sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.

Penulis: Marsha Nathaniela

 

 

 

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Hello sehat

Artikel Terkait

Belajar Bikin Tempe, Warga Binaan Disiapkan Punya Bekal Usaha

Belajar Bikin Tempe, Warga Binaan Disiapkan Punya Bekal Usaha

Warga binaan LPP Malang ikuti pelatihan pembuatan tempe bersama UM.

Perajin Tempe di Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu Terjepit Biaya Produksi

Perajin Tempe di Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu Terjepit Biaya Produksi

Pelemahan rupiah memicu kenaikan harga kedelai impor, sehingga perajin tahu dan tempe di Desa Beji menaikkan harga atau mengurangi ukuran produk untuk menjaga kelangsungan usaha.

Filosofi Anti-Mubazir: Menilik Sejarah Lahirnya Mendol Malang

Filosofi Anti-Mubazir: Menilik Sejarah Lahirnya Mendol Malang

Siapa sangka di balik gurihnya mendol khas Malang, terdapat filosofi "anti-mubazir" yang lahir dari kearifan lokal masyarakat zaman dulu dalam menyulap tempe hampir busuk menjadi lauk legendaris yang kini digemari lintas

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer