
RADAR MALANG – Puasa tidak hanya memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh, tetapi juga membawa pengaruh yang cukup besar terhadap kondisi psikologis.
Tanpa disadari perubahan pola makan dan kebiasaan selama berpuasa, seperti mengontrol emosi, dapat memengaruhi cara berpikir, merasakan, hingga merespons situasi di sekitar.
Dalam prosesnya, puasa menjadi momen untuk menahan hawa nafsu yang kemudian membuat kondisi mental seseorang dapat lebih stabil.
Berikut sejumlah manfaat puasa untuk kesehatan mental yang wajib diketahui.
1. Mengurangi Stres
Stres dapat terbentuk karena ketidakmampuan manusia dalam mengelola emosi dan pikiran. Puasa yang dilakukan secara teratur dapat mengurangi respons tubuh yang berlebihan terhadap stres, seperti kesulitan berkonsentrasi, mudah marah, dan kecemasan berlebih.
Perubahan pola makan yang terjadwal saat berpuasa dapat mengontrol kadar kortisol yang diproduksi tubuh saat terjadi stres.
2. Mendukung Fungsi Sistem Saraf melalui Autofagi
Saat tubuh tidak menerima asupan makanan selama berjam-jam, maka sel dalam tubuh dapat kelaparan. Kondisi ini memicu proses autofagi yang bekerja dengan cara menghancurkan sel yang rusak dan menggantikannya dengan yang baru.
Apabila sel yang rusak tidak diperbarui, risiko mengalami penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer atau Parkinson dapat meningkat.



