Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jarang Diketahui! Ini Manfaat Puasa bagi Kesehatan Mental

M
Penulis: Marsha Nathaniela❯
Ilustrasi keluarga sedang berdoa sebelum berbuka puasa. (Freepik).
Ilustrasi keluarga sedang berdoa sebelum berbuka puasa. (Freepik).

Advertisement

RADAR MALANG – Puasa tidak hanya memberikan dampak positif bagi kesehatan tubuh, tetapi juga membawa pengaruh yang cukup besar terhadap kondisi psikologis.

Tanpa disadari perubahan pola makan dan kebiasaan selama berpuasa, seperti mengontrol emosi, dapat memengaruhi cara berpikir, merasakan, hingga merespons situasi di sekitar.

Dalam prosesnya, puasa menjadi momen untuk menahan hawa nafsu yang kemudian membuat kondisi mental seseorang dapat lebih stabil.

Advertisement

Berikut sejumlah manfaat puasa untuk kesehatan mental yang wajib diketahui.

1. Mengurangi Stres

Stres dapat terbentuk karena ketidakmampuan manusia dalam mengelola emosi dan pikiran. Puasa yang dilakukan secara teratur dapat mengurangi respons tubuh yang berlebihan terhadap stres, seperti kesulitan berkonsentrasi, mudah marah, dan kecemasan berlebih.

Advertisement

Perubahan pola makan yang terjadwal saat berpuasa dapat mengontrol kadar kortisol yang diproduksi tubuh saat terjadi stres.

2. Mendukung Fungsi Sistem Saraf melalui Autofagi

Saat tubuh tidak menerima asupan makanan selama berjam-jam, maka sel dalam tubuh dapat kelaparan. Kondisi ini memicu proses autofagi yang bekerja dengan cara menghancurkan sel yang rusak dan menggantikannya dengan yang baru.

Apabila sel yang rusak tidak diperbarui, risiko mengalami penyakit neurodegeneratif, seperti Alzheimer atau Parkinson dapat meningkat.

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Hello sehat

Artikel Terkait

Tinggalkan Hustle Culture, Tren Soft Living Mulai Dilirik Generasi Muda demi Kesehatan Mental

Tinggalkan Hustle Culture, Tren Soft Living Mulai Dilirik Generasi Muda demi Kesehatan Mental

Banyak orang mulai menyadari bahaya burnout, yaitu kondisi kelelahan fisik dan mental secara ekstrem, sehingga memilih beralih dari hustle culture menuju soft living. 

Kenali Emotional Budgeting, Cara Mengatur Energi Sosial di Usia 20-an 

Kenali Emotional Budgeting, Cara Mengatur Energi Sosial di Usia 20-an 

Sering merasa lelah setelah terlalu banyak bersosialisasi? Emotional budgeting bisa menjadi cara untuk mengatur waktu, perhatian, dan energi emosional agar tetap seimbang tanpa harus menjauh dari orang lain.

Dokter RSSA Sebut Kondisi Sosial Bisa Memperparah Pasien dengan Keluhan Kesehatan Mental

Dokter RSSA Sebut Kondisi Sosial Bisa Memperparah Pasien dengan Keluhan Kesehatan Mental

Kondisi sosial seseorang cukup menentukan dalam proses penyembuhannya. Bila kurang tepat, kemungkinan buruk bisa terjadi.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer