Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kalap Makan Kue Kering saat Lebaran? Waspada Diabetes Tipe 2

M
Penulis: Marsha Nathaniela❯
Potret aneka kue kering. (Freepik).
Potret aneka kue kering. (Freepik).

Advertisement

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Hari Raya Idulfitri identik dengan momen berkumpul bersama keluarga sambil menikmati berbagai sajian makanan, tak terkecuali kue kering yang selalu tampil di meja tamu. Mulai dari kastengel, nastar, hingga putri salju menjadi godaan besar untuk ingin menyantapnya.

Namun di balik kenikmatannya, situasi kalap tersebut perlu diwaspadai. Makanan dengan kandungan gula yang tinggi dapat membahayakan kesehatan, apalagi jika dikonsumsi secara berlebihan.

Gula merupakan karbohidrat sederhana yang membuatnya lebih cepat diserap oleh tubuh, tetapi menyebabkan efek lebih cepat lemas dan mengantuk.

Advertisement

Konsumsi gula secara berlebihan dikaitkan dengan peningkatan berat badan dan timbul berbagai penyakit, seperti diabetes tipe 2.

Diabetes mellitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan resistensi insulin sehingga kadar gula dalam darah mengalami peningkatan.

Terdapat penelitian yang menyebutkan bahwa konsumsi 206 gelas minuman manis setiap minggunya dapat meningkatkan risiko kematian sebesar 6%.

Advertisement

Sementara itu, apabila 1-2 gelas minunam manis dikonsumsi per hari, risiko kematian meningkat sebanyak 14%.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa konsumsi minuman manis sebanyak 1-2 gelas setiap harinya, meningkatkan risiko terjadinya diabetes tipe 2 sebesar 26%.

Mengonsumsi makanan dengan kandungan gula yang tinggi dapat menyebabkan tubuh resisten terhadap insulin.

Insulin ini merupakan hormon yang diproduksi oleh pankreas, bertugas sebagai pengatur kadar gula dalam darah.

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Kemenkes

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer