RADAR MALANG – Sahur merupakan waktu makan yang sangat penting selama bulan puasa, terutama di bulan Ramadan. Makanan yang dikonsumsi saat sahur akan menjadi sumber energi utama bagi tubuh untuk menjalani aktivitas seharian penuh.
Oleh karena itu, sahur tidak boleh dilakukan secara asal kenyang saja, tetapi perlu memperhatikan kandungan gizi seimbang agar tubuh tetap kuat, sehat, dan terhindar dari rasa lemas maupun dehidrasi.
Berikut adalah menu makan sehat yang dianjurkan saat sahur.
- Karbohidrat Kompleks
Karbohidrat berperan penting sebagai sumber energi utama bagi tubuh. Mengonsumsi karbohidrat kompleks dapat membuat rasa kenyang bertahan lebih lama serta membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Pilihan makanan, seperti nasi merah, roti gandum, atau kentang sangat dianjurkan saat sahur karena dicerna lebih lambat dibandingkan karbohidrat sederhana.
- Protein
Protein dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki dan membangun sel-sel yang rusak. Selain tiu, protein juga memberikan energi yang lebih tahan lama. Saat sahur, sebaiknya konsumsi sumber protein, seperti telur, ayam, ikan, tempe, atau tahu agar tubuh tetap bertenaga sepajang hari.
- Sayuran dan Buah-Buahan
Sayuran dan buah-buahan kaya akan serat, vitamin, dan mineral yang penting bagi tubuh selama berpuasa. Kandungan serat membantu melancarkan pencernaan dan membuat kenyang lebih lama. Selain itu, vitamin dan mineral berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh sehingga membantu mencegah dehidrasi.
Baca Juga: Bau Mulut Saat Puasa? Ini Penyebab dan Cara Menguranginya
- Hindari Makanan Pedas dan Berminyak
Makanan pedas dapat memicu gangguan pencernaan dan rasa tidak nyaman pada lambung. Sementara itu, makanan berminyak cenderung meningkatkan rasa haus di siang hari. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari kedua jenis makanan tersebut saat sahur.
Saat berpuasa, tubuh tidak menerima asupan makanan dan minuman selama kurang lebih 14 jam. Karena itu, penting untuk memastikan kebutuhan gizi tetap terpenuhi secara seimbang agar kesehatan tubuh tetap terjaga dan ibadah puasa dapat dijalani dengan optimal.
Penulis: Intan Nurlita Dewi
Editor : Aditya Novrian