BATU - Harapan besar warga Kota Batu menggunakan Jalan Tembus Sisir- Pandanrejo nampaknya bakal segera terlaksana. Pasalnya, progres pembangunan fasilitas itu saat ini mencapai 65 persen. Diperkirakan, pembangunan itu rampung pada bulan November.
Infrastruktur jalan alternatif itu membentang tak jauh dari Sendra Tari Arjuna Wiwaha Kelurahan Sisir hingga nantinya tembus ke Lumbung Stroberi Desa Pandanrejo. Sedangkan total panjangnya mencapai 1 kilometer.
Pengerjaannya sendiri dibagi dalam beberapa tahapan. Tahap pertama telah terealisasi sepanjang 470 meter dengan anggaran yang dikucurkan senilai Rp 5,2 miliar dari pagu anggaran Rp 8 miliar. Kemudian, dilanjutkan tahap kedua pada Agustus lalu sepanjang 590 meter dengan nilai anggaran Rp 4,7 miliar.
“Sembari pembangunan jalan, kami juga mengurus pengalihan tanah ke BPN untuk didaftarkan ke aset Pemkot Batu. Lantaran sejumlah warga terdampak, secara suka rela menghibahkan beberapa tanahnya untuk mendukung program prioritas ini,” papar Kepala DPUPR Alfi Nur Hidayat.
Dia menambahkan, pihaknya juga bakal memasang box culvert (penutup) di atas jaringan irigasi sepanjang 400 meter. Pemasangan itu untuk memperlebar badan jalan di bagian yang menanjak. Karena, di area jalur tanjakan itu masih tergolong sempit.
“Kami bekerja ekstra agar sistem jaringan jalan itu bisa sesegera mungkin dioperasikan. Ditargetkan jalan alternatif pengurai kemacetan itu rampung pada akhir November atau Desember 2022,” tandas Alfi.
Di dekat lokasi proyek itu, DPUPR Kota Batu juga membangun jalan tembus yang menghubungkan Kelurahan Sisir dengan Kelurahan Temas. Pembangunan jalan tersebut sebagai ring road Kota Batu yang berguna membantu mengurai kemacetan wisatawan saat masa liburan.
Selain itu, pembangunan jalan tembus ini bagian pemerataan pembangunan di wilayah Kota Batu. Sehingga mobilitas masyarakat bisa dimudahkan dengan pembangunan beberapa jalan alternatif tersebut. “Ini cari kami dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Bagaimana pembangunan dan perawatan jalan sebagai prasarana distribusi lalu-lintas barang dan manusia, maupun sebagai prasarana pembentuk struktur ruang wilayah,” ungkap Alfi.
Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Kota Batu Khamim Tohari mendesak agar pembangunan jalan tembus ini harus selesai tahun ini. Pasalnya proyek ini masuk program prioritas daerah. Apalagi, saat ini arus lalu lintas di jalan protokol Kota Batu kerap padat saat memasuki masa liburan.
Dengan adanya jalan ini, diharapkan bisa mengurai kemacetan di ruas Jalan Raya Pandanrejo menuju simpang tiga Bendo. “Nantinya, masyarakat bisa memanfaatkan jalan tembus Sisir-Pandanrejo untuk menuju jantung Kota Batu,” tuturnya. (adk/lid) Editor : Mardi Sampurno