Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Legislator Kota Malang Dorong Program Gentengisasi

M
Penulis: Mahmudan❯
BUTUH GENTENGISASI: Sebagian rumah di Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen masih menggunakan atap berbahan seng.
BUTUH GENTENGISASI: Sebagian rumah di Kelurahan Kiduldalem, Kecamatan Klojen masih menggunakan atap berbahan seng.

MALANG KOTA – Legislator mendorong eksekutif merealisasikan program gentengisasi yang digagas Presiden Prabowo Subainto. Program tersebut dinilai efektif dan layak untuk direalisasikan di Kota Malang.


Advertisement

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Siraduhitta mengatakan, ada baiknya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang segera melakukan pendataan rumah warga yang atapnya belum layak.

Terutama yang masih menggunakan seng. "Sebagai wilayah perkotaan, mungkin yang belum menggunakan genteng tergolong minim. Tetapi harus dimulai pemetaan," ujar politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Sebagai informasi gentengisasi menjadi program yang dibahas pada rapat koordinasi pemerintah pusat dengan daerah pada Senin lalu (2/2). Program ini digagas presiden untuk mewujudkan Indonesia yang lebih indah, sehat, dan tertata. Selain kurang indah, penggunaan atap seng menimbulkan dampak negatif pada kesehatan.

Advertisement

Amithya menuturkan, program nasional ini bisa menjadi program strategis untuk meningkatkan taraf hidup warga Kota Malang. Menurut Amithya, perlu dilakukan pendataan untuk mengetahui wilayah mana saja yang memerlukan gentengisasi.

"Harus dilakukan peninjauan ke lapangan. Untuk pemetaan area-area yang masih menggunakan atap tidak layak yang berpotensi menimbulkan risiko kesehatan," tandasnya.

Di lain pihak, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, sejauh ini belum ada instruksi dari pemerintah pusat terkait program gentengisasi. Menurut dia, program itu kemungkinan besar difokuskan pada wilayah di luar Jawa.

Advertisement

"Karena di Kota Malang sudah banyak menggunakan genteng, makanya belum ada instruksi ke sana (program gentengisasi)," paparnya. Wahyu menjelaskan, penggunaan seng di sejumlah wilayah memang menimbulkan persoalan estetika hingga potensi risiko kesehatan.

Terutama jika kondisi material sudah berkarat atau rusak. ”Pada kesempatan rapat koordinasi, presiden menyampaikan bahwa masa orang datang berwisata melihat seng yang berkarat. Itu secara estetika kurang baik. Juga terkait kesehatan," pungkas Wahyu. (adk/dan)

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Atlet Horseback Archery Asal Malang Daniel Azmi Muhammad Bawa Tiga Medali dari Australia

Atlet Horseback Archery Asal Malang Daniel Azmi Muhammad Bawa Tiga Medali dari Australia

Dengan persiapan hanya dua pekan, Daniel Azmi Muhammad menghadapi tantangan suhu dingin dan kuda yang belum sepenuhnya dikenalnya di Australia. Atlet horseback archery (HBA) asal Kota Malang itu berhasil membawa pulang d

Inspiring Grand Launching: Thursina IIBS Resmi Menjadi Center of Excellence Pesantren Holistik dan I

Inspiring Grand Launching: Thursina IIBS Resmi Menjadi Center of Excellence Pesantren Holistik dan I

Perjalanan Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) kini memasuki babak baru. Komitmen dalam mengembangkan pendidikan Islam yang unggul melalui penguatan research, innovation, and continuous improvement sema

Sandio Dwigo Mustika Bangun Studio Game dan Lahirkan Bounty Seas: Bikin Permainan Bermodal Rp 7 Juta

Sandio Dwigo Mustika Bangun Studio Game dan Lahirkan Bounty Seas: Bikin Permainan Bermodal Rp 7 Juta

Setelah menggarap sejumlah game kelas dunia di Malaysia, Sandio Dwigo Mustika memilih pulang ke Malang untuk membangun studio. Bersama tiga rekannya, dia merintis 4Crows Digital hingga melahirkan Bounty Seas.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer