Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lebaran Datang, Lubang Jalan di Malang Menghilang

M
Penulis: Mahmudan❯
TANGKAL MACET: Arus lalu lintas di Jalan JA Suprapto lancar kemarin (15/3). Pemkot Malang menjanjikan semua ruas jalur protokol mulus.
TANGKAL MACET: Arus lalu lintas di Jalan JA Suprapto lancar kemarin (15/3). Pemkot Malang menjanjikan semua ruas jalur protokol mulus.

Advertisement

MALANG KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menjanjikan lubang jalan sudah hilang ketika Lebaran. Tujuannya agar bebas kemacetan seiring melonjaknya jumlah kendaraan di musim arus mudik. Sebab selama ini keberadaan jalan rusak berpotensi mengakibatkan kemacetan.

Perbaikan difokuskan pada  jalur protokol dan perbatasan. Pantauan wartawan koran ini di beberapa jalan perbatasan memang ada perbaikan secara masif. Salah satunya di kawasan Sulfat. Pekan lalu, di titik tersebut masih banyak jalan berlubang, kini sudah dilakukan penambalan. Kondisi jalan yang mulus juga bisa dilihat di Jalan LA Sucipto dan Jalan Jaksa Agung Suprapto.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Kristian Bagus mengatakan, perbaikan jalan dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi peningkatan mobilitas selama mudik Lebaran. Menurutnya, seluruh ruas jalan yang masuk kategori jalan poros di kota tidak ditemukan lubang.

Advertisement

"Kami lakukan penanganan jalan berlubang yang berpotensi mengganggu kenyamanan maupun keselamatan pengguna jalan," tuturnya.

Untuk memastikan kondisi tetap terjaga, pihaknya menyiagakan tim khusus berkeliling melakukan pengecekan. Sekaligus perbaikan jika ditemukan kerusakan pada badan jalan.

Tim difokuskan pada kegiatan penutupan lubang jalan. Terutama pada titik-titik yang memiliki potensi kerusakan akibat tingginya intensitas lalu lintas.

Advertisement

"Kami sekarang setiap hari ada tim yang keliling untuk persiapan mudik Lebaran. Kegiatannya tutup lubang," jelas pejabat eselon III B Pemkot Malang itu.

Selain melakukan pemantauan secara langsung di lapangan, Pemkot juga membuka ruang bagi masyarakat melaporkan kondisi jalan yang rusak. Melalui media sosial maupun kanal komunikasi lainnya.

Bagus menyebut, laporan yang masuk dari masyarakat akan ditindaklanjuti oleh tim di lapangan pada hari yang sama.

"Kalau ada laporan dari masyarakat melalui media sosial, kami tampung dan hari itu juga langsung kami tangani," tegasnya.

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

358 Rumah di Kota Malang Dapat Bantuan Renovasi BSPS Rp20 Juta

358 Rumah di Kota Malang Dapat Bantuan Renovasi BSPS Rp20 Juta

DPUPRPKP Kota Malang mencatat 358 rumah dapat BSPS 2026 Tahap III, masing-masing Rp20 juta. Sebanyak 275 rumah mulai dikerjakan.

Pemkot Malang Tambah Dana Infrastruktur Rp 8,5 Miliar

Pemkot Malang Tambah Dana Infrastruktur Rp 8,5 Miliar

Anggaran untuk sektor infrastruktur Kota Malang bakal ditambah. Perkiraan tambahannya mencapai Rp 8,5 miliar. Itu sesuai dengan pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD 2026. 

Pemkot Malang: Jalan Tembus Griyashanta Tak Beroperasi 24 Jam   

Pemkot Malang: Jalan Tembus Griyashanta Tak Beroperasi 24 Jam  

Pemkot Malang memastikan bahwa jalan tembus di Griyashanta tidak dioperasikan selama 24 jam. Pemkot juga mempersilakan warga sekitar untuk melakukan pembatasan pada jam-jam tertentu. Seperti pada malam hingga pagi hari

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer