Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RSI Unisma Minta Waktu Perbaiki Keadaan

N
Kabar tunggakan gaji untuk pegawai RSI Unisma diakui pihak manajemen. (Nabila Amelia/Radar Malang)
Kabar tunggakan gaji untuk pegawai RSI Unisma diakui pihak manajemen. (Nabila Amelia/Radar Malang)

Advertisement

 MALANG KOTA - Kesulitan finansial dalam setahun terakhir menyebabkan RSI Unisma menunggak membayar gaji karyawannya. Bahkan muncul aturan baru gaji pokok karyawan dan tenaga kesehatan dipotong 35 persen serta penghapusan tunjangan. Dampak dari putusan yang tiba-tiba itu dirasakan 350 karyawan dan tenaga kesehatan di RSI Unisma.

 Bagus (bukan nama sebenarnya), salah satu karyawan di sana mengaku kecewa dengan pernyataan manajemen RSI Unisma. Mereka bilang akan menyelesaikan permasalahan dan meminta karyawan membicarakan masalah ini secara internal, namun ketika diajak berdialog sulit ditemui. ”Tanggal 5 Juni kami mengajukan mediasi, itu saja direktur tidak mau menemui karena keputusan potong gaji itu sudah bulat,” ujarnya.

 Untuk itu, Bagus meminta pihak manajemen untuk melakukan audit keuangan agar muncul transparansi dan pertanggungjawaban. Termasuk alasan keuangan RSI Unisma bisa terus menurun. Di sisi lain, rumah sakit tetap melakukan pengembangan gedung yang dicurigai sarat korupsi.

Advertisement

 Menurutnya, penurunan pendapatan rumah sakit terjadi sejak setahun terakhir. Namun pembangunan gedung baru terus berjalan. ”Bahkan muncul rumor mark up harga alat medis juga, untuk itu kami meminta audit yang menyeluruh dan hasilnya dipublikasikan,” lanjut Bagus.

 Menanggapi permintaan itu, Kepala Bidang Pelayanan Hukum-HRD RSI Unisma Nofa Diana menyebut butuh ruang dan waktu bagi manajemen untuk memperbaiki keadaan. Saat ini, pihaknya sedang berfokus mencari solusi masalah keuangan tersebut. ”Kami sedang upayakan pemenuhan hak pegawai yang masih belum kami penuhi,” ujarnya.

 Selain menuntaskan masalah keuangan, pihaknya harus tetap memberikan pelayanan kepada pasien. Pihaknya ikut saja prosedur penyelesaian yang sudah ditangani Disnaker PTSP Kota Malang. Sembari menunggu panggilan jadwal mediasi dengan karyawan. (aff/gp)

Advertisement

Artikel Terkait

Warga Keluhkan Debu Pembangunan RSI Unisma, Proyek Ditarget Rampung Pekan Ini

Warga Keluhkan Debu Pembangunan RSI Unisma, Proyek Ditarget Rampung Pekan Ini

Pembangunan RSI Unisma dikeluhkan warga setelah video kepulan debu beredar di media sosial. Pihak rumah sakit meminta maaf dan melakukan penyiraman berkala.

RSI Unisma Bakal Mencicil Gaji Pekerja yang Tertunda, Dimulai dengan Pembayaran 10 Persen

RSI Unisma Bakal Mencicil Gaji Pekerja yang Tertunda, Dimulai dengan Pembayaran 10 Persen

Pada September akan dibayarkan 10 persen. Kemudian Oktober sebesar 20 persen, November 30 persen, dan Desember sebesar 40 persen.

Penuhi Hak Pekerja yang Tertahan, RSI Unisma Berusaha Jual Aset Senilai Rp 25 Miliar

Penuhi Hak Pekerja yang Tertahan, RSI Unisma Berusaha Jual Aset Senilai Rp 25 Miliar

Aset yang hendak dijual kabarnya berada di Karanglo.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer