Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

22 Seniman Soroti Wajah Seni Rupa

N
MENIKMATI SENI: Salah satu pengunjung menikmati pembukaan pameran Mukadimah di Galeri Seni Artmeru, Jalan Semeru, kemarin (25/6).
MENIKMATI SENI: Salah satu pengunjung menikmati pembukaan pameran Mukadimah di Galeri Seni Artmeru, Jalan Semeru, kemarin (25/6).

Advertisement

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Perubahan wajah seni kontemporer menjadi perhatian berbagai pihak. Terutama di ekosistem dan praktik seni rupa hingga kondisi sosial, budaya, dan politik yang melatarbelakanginya. Itu menjadi pemicu hadirnya pameran dari 22 seniman Kota Malang bertajuk ”Mukadimah” di Galeri Seni Artmeru, Jalan Semeru, Kecamatan Klojen yang mulai bisa dinikmati masyarakat hari ini.

Begitu masuk Artmeru, pengunjung dimanjakan berbagai karya seni dengan macam-macam objek. Mulai dari seni lukis, patung, new media art, hingga instalasi dan toys. Semua ditata dengan rapi demi satu narasi perkembangan sosial, budaya, dan politik yang mempengaruhi karya para seniman.

Advertisement

Pameran itu sengaja diberi judul Mukadimah yang memiliki arti pembuka. Harapannya, bisa menjadi pengantar dalam memahami cara melihat pertumbuhan dan perubahan yang terjadi di sekitar. ”Untuk itu pameran Mukadimah ini memang bertumpu pada wilayah yang mempertanyakan hubungan perubahan dunia dengan pertumbuhan seni hari ini,” ujar Sulung Anggara, Direktur Operasional Artmeru.

Pameran Mukadimah membawa bentuk interupsi terhadap realitas sosial dan medan estetika yang terjadi di sekitar. Pada upaya lainnya, pameran ini juga membaca transisi dan merekam arah kritis atas situasi dari ekosistem seni rupa yang secara khusus terjadi di Malang Raya. Itu karena, gelaran karya ini memang dikaitkan erat dengan gejala perubahan yang perlahan-lahan berkembang di dunia seni, terutama pada fenomena produksi, mediasi, dan konsumsi.

Mayoritas karya seni yang ditampilkan mewakili perkembangan pribadi para pelukis. Beberapa juga menyoroti fenomena sosial seperti ketakutan pada kelompok tertentu. Hingga mengangkat kisah ekosistem seniman yang banyak berkutat dengan minuman keras.

Salah satunya lukisan milik Antoe Budiono. Lukisan seorang ayah yang ditunggangi anaknya itu menceritakan sebuah perenungan tentang pentingnya desain kursi dalam mencapai kesuksesan. (aff/gp)

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Pertahankan Figur Senior Karena Dua Alesan, Jaga Karakter Klub dan Kekompakan Tim

Pertahankan Figur Senior Karena Dua Alesan, Jaga Karakter Klub dan Kekompakan Tim

Johan Ahmat Farizi dan Dendi Santoso akan melanjutkan masa pengabdiannya Bersama Arema FC musim depan. Dua pemain itu mendapatkan perpanjangan kontrak selama semusim. Itu membuat John-sapaan Johan Ahmat Farizi-menjadi

Skuad Prancis Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan Dunia, Kombinasi Pemain Muda dan Senior Jadi Kekuatan Utama!

Skuad Prancis Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan Dunia, Kombinasi Pemain Muda dan Senior Jadi Kekuatan Utama!

Skuad Prancis untuk Piala Dunia 2026 resmi dirilis dan langsung menjadi sorotan karena memadukan bintang senior dengan talenta muda.

Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Perpisahan Para Legenda, 10 bintang Senior Berpeluang Pensiun!

Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Perpisahan Para Legenda, 10 bintang Senior Berpeluang Pensiun!

Piala Dunia 2026 akan menjadi momen paling sedih bagi penggemar sepak bola karena menjadi turnamen terakhir bagi 10 legenda dunia.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer