Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Hari Berlatih Pose Ala Model Profesional

A
Penulis: A. Nugroho❯
OTODIDAK: Faith Igaiza Kidake mengenakan gaun bertema recycled bikinan napi blok 2 Lapas Perempuan Kelas II A Malang, 12 Agustus lalu. (Lapas Perempuan Malang For Radar Malang)
OTODIDAK: Faith Igaiza Kidake mengenakan gaun bertema recycled bikinan napi blok 2 Lapas Perempuan Kelas II A Malang, 12 Agustus lalu. (Lapas Perempuan Malang For Radar Malang)

Advertisement

Faith Igaiza Kidake, Napi Asal Kenya Ikut Menyemarakkan Peringatan Agustusan

Faith Igaiza Kidake tidak memiliki latar belakang modelling. Namun, para narapidana yang satu blok dengannya di Lapas Perempuan Kelas II A Malang memintanya menjadi model untuk lomba 'Recycled Runaway: Turning Waste into Style' yang digelar Lapas Perempuan Kelas IIA Malang. 

KOTA MALANG, RADAR MALANG - Para narapidana perempuan berkumpul di lorong Lapas Perempuan Kelas II A Malang, 12 Agustus lalu. Mereka membawa bendera dan pom-pom berwarna merah-putih. Sesekali mereka berinteraksi dengan petugas-petugas lapas. 

Advertisement

Namun interaksi itu berubah menjadi sorakan saat empat narapidana keluar secara bergantian menggunakan kostum masing-masing. Narapidana yang keluar di urutan pertama langsung menarik perhatian. Sebab, penampilannya berbeda dengan para narapidana lain.

Narapidana tersebut bernama Faith Igaiza Kidake yang merupakan warga negara asing asal Kota Nairobi, Kenya. Dengan percaya diri, Faith melenggang dari koridor sampai lapangan Lapas Perempuan Kelas IIA Malang. 

Advertisement

Area itu memang dijadikan catwalk oleh petugas untuk lomba 'Recycled Runaway: Turning Waste into Style'. Sesekali Faith berhenti untuk berpose. Dia menampilkan kostum yang didominasi dengan warna merah dan putih. Kostum tersebut berupa atasan yang dibentuk seperti burung garuda. 

Di belakangnya terdapat sayap besar. Kemudian dipadukan dengan bawahan rok panjang berwarna merah. Penampilan Faith semakin meriah dengan headpiece yang dibuat seperti burung garuda. Selama melenggang di catwalk ala lapas, Faith banyak mendapat pujian.

”Mereka bilang kalau penampilan catwalk saya bagus,” kata perempuan berusia 32 tahun itu saat ditemui di Lapas Perempuan Kelas IIA Malang pada 18 Agustus lalu. Dia merasa senang dengan respons dari sesama narapidana maupun petugas-petugas lapas. 

Padahal, awalnya dia merasa tidak percaya diri saat para narapidana di blok 2 memintanya untuk tampil. ”Aku akhirnya mau belajar dari hati. Kalau ikhlas pasti bisa belajar,” ucapnya dengan Bahasa Indonesia yang nyaris fasih.

Sebelumnya, Faith hanya pernah memiliki pengalaman membantu mengiklankan produk seni kriya. Itu dilakukan saat Faith masih ditahan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Tepatnya pada 2023 lalu. Kemudian dia dipindah ke Lapas Perempuan Kelas IIA Tangerang hingga akhirnya dipindah ke Lapas Perempuan Kelas IIA Malang.

Advertisement

Artikel Terkait

Desainer John Cataleya Gelar Fashion Show di Pameran Seni

Desainer John Cataleya Gelar Fashion Show di Pameran Seni

Gelaran fashion show tak terbatas ruang dan tempat. Aksi para model memamerkan busana bisa berlangsung di beragam tempat. Seperti kegiatan Sketch and Drawing Exhibition

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer