Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Capaian Imunisasi Dasar Lebih dari 80 Persen di Kota Malang

N
Penulis: Nabila Amelia❯
BERI PERLINDUNGAN: Salah satu siswa di SDN Polowijen 3 Kota Malang mendapatkan vaksin dalam program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), pekan lalu.
BERI PERLINDUNGAN: Salah satu siswa di SDN Polowijen 3 Kota Malang mendapatkan vaksin dalam program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), pekan lalu.

Advertisement

 MALANG KOTA -RADAR MALANG- Pemberian imunisasi dasar dalam program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) masih berlangsung hingga November mendatang. Sampai bulan September ini, sudah hampir memenuhi target. Saat ini, capaiannya menyentuh angka 80 persen.

 Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif menjelaskan, BIAS sudah berlangsung secara serentak mulai Agustus lalu. Ada sebanyak 43.354 siswa yang menjadi target. Para peserta didik akan mendapat tiga jenis vaksin selama program tersebut.

 Vaksin yang diberikan meliputi campak-rubella (MR), difteri dan tetanus (DT/Td), serta human papilloma virus (HPV). Sementara yang menjadi sasaran pemberian adalah siswa dari tiga tingkatkan. Di antaranya, kelas 1, kelas 2, dan kelas 5. 

Advertisement

 ”Namun khusus yang vaksin HPV hanya diberikan kepada siswi kelas 5. Jumlahnya mencapai 6.802 siswi,” sebut Alumnus Universitas Muhammadiyah Malang itu. Sempat ada wacana vaksin HPV diberikan kepada siswa. Hanya saja belum ada instruksi pemberian vaksin HPV ke siswa.

 Sejauh ini, menurut Husnul realisasi imunisasi dasar sudah cukup baik. Itu menyusul, lebih dari 50 persen. ”Kurang lebih sudah ada 80 persen siswa maupun siswi di Kota Malang yang mendapat vaksin,” tegas dia.

 Husnul menambahkan, pihaknya masih terus menggenjot capaian vaksinasi. Itu karena target minimal adalah 95 persen.

Advertisement

 Upaya yang dilakukan untuk menggenjot imunisasi dasar, dengan menyisir ke seluruh sekolah. Jika ditemukan siswa atau siswi yang belum melakukan imunisasi dasar maka akan segera diberi. 

”Selain itu, kami juga bekerja sama dengan sejumlah faskes,” tutur Husnul. Baik puskesmas maupun rumah sakit yang memberikan layanan imunisasi dasar bagi siswa maupun siswi sekolah dasar. Capaiannya akan masuk juga ke dalam rekapitulasi dinkes. (mel/gp)

Advertisement

Artikel Terkait

Mulai Antisipasi Potensi PMK, Dispangtan Salurkan 1.190 Dosis Vaksin

Mulai Antisipasi Potensi PMK, Dispangtan Salurkan 1.190 Dosis Vaksin

Kewaspadaan terkait potensi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus ditingkatkan di Kota Malang.

Antisipasi  Campak Rubella, 1.224 Nakes RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) Mendapat Vaksin

Antisipasi Campak Rubella, 1.224 Nakes RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) Mendapat Vaksin

Pemberian vaksin measles-rubella (MR) kepada tenaga medis dan tenaga kesehatan mulai dilakukan. Salah satunya di RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) pada Senin kemarin (11/5).

Dinkes Kota Malang Ajukan Pengadaan Vaksin MR untuk 11 Ribu Nakes 

Dinkes Kota Malang Ajukan Pengadaan Vaksin MR untuk 11 Ribu Nakes 

Tenaga kesehatan (nakes) jadi pihak yang paling rawan terpapar virus measles-rubella (MR) atau campak-rubella. Untuk mengurangi risiko penularan virus tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang sudah mengajukan 11

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer