Dua Area di TPA Supit Urang Dipastikan Bebas dari Titik Api dan Titik Panas

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir cukup membantu upaya pemadaman di TPA Supit Urang. Seperti di zona old landfill sisi barat dan sisi selatan. Kedua titik itu sudah dinyatakan bebas dari titik api maupun titik panas, kemarin (30/10).
Kendati demikian, pemantauan tetap dilakukan petugas. Sebab di area-area lain, masih ditemukan titik api maupun titik panas. ”Karena titik api biasanya baru terlihat pukul 15.00 sampai malam,” kata Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Pandu Rizki Darmawan.
Pandu melanjutkan, salah satu pemicu munculnya titik api yakni embusan angin yang cukup kencang. Di luar embusan angin, nihil ditemukan titik api. Sebab, titik api berada di kedalaman permukaan tanah atau di bawah gundukan tanah.
Sementara untuk titik panas masih mendominasi. Terutama di area timur dan area utara. Itu karena pergerakan para personel difokuskan dari arah barat dan selatan dengan mengikuti pergerakan arah angin dalam rangka menunjang keselamatan.
Karena itu, pemadaman masih berjalan sampai hari ke-10. Prosesnya melibatkan 35 personel. Meliputi para personel dari UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang, Pemadam Kebakaran Kabupaten Malang, BPBD Kota Malang, DLH Kota Malang, dan sejumlah relawan.
”Untuk upaya pemadaman dilakukan dengan injeksi atau menyuntikkan air ke dalam tanah,” jelas Pandu. Injeksi dilakukan agar air menjangkau titik api yang berada di dalam gundukan sampah. Penerapan injeksi tidak mudah.
Itu karena para personel harus memastikan air yang disemprotkan tepat sasaran hingga ke dalam permukaan tanah atau gundukan sampah.
Pihaknya bersyukur karena upaya pemadaman yang berlangsung hingga sekarang memberikan dampak signifikan. Mulai pemadaman melalui jalur darat, water bombing dari helikopter, hingga adanya hujan. (mel/by)



