Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wisata Malang Batu Menggeliat, Arus Lalin Padat Merayap

S
Penulis: Shuvia Rahma❯
Kepadatan kendaraan di flyover Arjosari, ketika hari libur.  (Darmono/Radar Malang)
Kepadatan kendaraan di flyover Arjosari, ketika hari libur. (Darmono/Radar Malang)
MALANG KOTA – Kepadatan arus lalu lintas di Malang Raya kian meningkat akhir pekan kemarin (3/10). Volume kendaraan yang keluar masuk Kota Malang mencapai 50 persen. Kemacetan pun terjadi di sejumlah titik. Beberapa ruas jalan yang sempat mengalami kemacetan di antaranya di Jalan Soekarno Hatta, A. Yani dan Jalan Kawi yang hingga sore hari dipadati arus kendaraan roda empat. Sebagian besar di antaranya bernopol luar Kota.

Kasat Lantas Polresta Makota AKP Yoppi Anggi Khrisna membenarkan adanya peningkatan arus kendaraan tersebut. Dia mengatakan, pada weekend memang terjadi kepadatan lalu lintas. “Peningkatannya memang hampir dua kali lipat, sudah hampir 50 persen,”ungkapnya. Hal itu bila dibandingkan dengan arus lalu lintas di masa PPKM Darurat dan PPKM Level 4 beberapa waktu lalu.

Peningkatan arus lalin tersebut didominasi para wisatawan yang datang ke wilayah Malang Raya. Lantaran, menurut dia, 3 daerah ini saling berpengaruh satu sama lain. Misalnya, wisatawan yang dari Kota Batu sebagian besar juga akan melintasi daerah Kota Malang. “Jadi macetnya juga secara otomatis terjadi di Kota Malang,” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya bersinergi dengan Satlantas Malang Raya untuk mengatasi problem lalin tersebut. Selain itu, untuk memetakan arus lalin, pihaknya juga intens berkoordinasi dengan Forum Lalu Lintas Kota Malang. “Kami memang sudah memetakan, misalnya melakukan pengalihan arus lalin agar bisa kendaraan tidak macet di satu titik,” papat mantan Kasatlantas Blitar itu.

Mulai padatnya arus lalin itu juga yang menjadi tolak ukur wacana penerapan ganjil genap di Kota Malang. Sebelumnya, Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto mengatakan, rencana penerapan ganjil genap tentunya untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas di Kota Malang.
Untuk saat ini, pihaknya tetap melakukan pembatasan mobilitas warga. Misalnya pembatasan dengan pengalihan arus lalin. Namun, hal itu lebih dilonggarkan. “Karena kami mengacu pada data kasus Covid yang mulai landai, angka kematian nol dan tingkat kesembuhan juga tinggi, jadi kami lebih menguatkan ke edukasi masyarakat,” pungkasnya. (ulf/nay/rmc)

Advertisement
Advertisement

Artikel Terkait

Polisi Buru Tiga DPO Pencurian Motor di Jatimulyo setelah Satu Pelaku Ditangkap

Polisi Buru Tiga DPO Pencurian Motor di Jatimulyo setelah Satu Pelaku Ditangkap

Polresta Malang Kota memburu tiga DPO pencurian motor di Jatimulyo, Lowokwaru. Satu terduga pelaku ditangkap setelah pengejaran di Singosari.

Mahasiswa Sumenep Tersangka Percobaan Pemerkosaan di Malang Ditahan Polisi

Mahasiswa Sumenep Tersangka Percobaan Pemerkosaan di Malang Ditahan Polisi

Mahasiswa Sumenep berinisial ARH ditahan Polresta Malang Kota dalam kasus dugaan percobaan pemerkosaan terhadap mahasiswi asal Mojokerto.

Rawat Sumber Air, Polresta Malang Kota Pemkot Malang dan Tugu Tirta Perkuat Green Policing

Rawat Sumber Air, Polresta Malang Kota Pemkot Malang dan Tugu Tirta Perkuat Green Policing

Menjaga air tidak cukup hanya dengan memastikan alirannya sampai ke rumah pelanggan. Kelestarian sumbernya juga harus dirawat sejak hari ini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer