Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mencuat Usulan Bangun Penginapan di MCC  

M
Penulis: Mahmudan❯

 

FASILITAS TAMBAHAN: Papan nama sudah terpasang di gedung MCC, tapi rencana pembangunan hotel kapsul tidak terealisasi hingga kemarin (1/10).
FASILITAS TAMBAHAN: Papan nama sudah terpasang di gedung MCC, tapi rencana pembangunan hotel kapsul tidak terealisasi hingga kemarin (1/10).

 


Advertisement

 

MALANG KOTA – Rencana membangun hotel kapsul di Malang Creative Center (MCC) yang batal sepertinya perlu diwujudkan lagi. Jika tidak, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bisa melibatkan warga sekitar sebagai penyedia penginapan. Sebab, kebutuhan penginapan bagi pengguna MCC cukup tinggi.

Koordinator Malang Creative Fusion (MCF) Dadik Wahyu Chang menerangkan, dalam pemanfaatan MCC, beberapa pengguna gedung setinggi delapan lantai itu tidak cukup hanya satu hari. Sebab beberapa kegiatan seperti pelatihan bisa berlangsung hingga dua atau tiga hari. Selain itu, dia melanjutkan, pesertanya juga banyak yang berasal dari luar daerah, sehingga butuh fasilitas untuk menginap. ”Mungkin penginapan bisa bekerja sama dengan warga sekitar. Menginap di rumah warga, tapi kegiatannya dilangsungkan di MCC," ujarnya.

Advertisement

Rencana ini, lanjut Dadik masih sebatas wacana. Meski begitu, sudah dikomunikasikan dengan Pemkot Malang. Dia menerangkan, perlu koordinasi lanjutan untuk mewujudkan rencana tersebut. "Jika rumah warga menjadi penginapan, ini berpotensi membentuk suatu kawasan wisata baru,” katanya. ”Namun ini perlu dimatangkan lagi, tentu dengan persetujuan masyarakat sekitar," tambah Dadik.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang Eko Sri Yuliadi mengatakan, pihaknya akan menampung usulan terkait penambahan fasilitas penginapan. Termasuk menggandeng warga sekitar MCC sebagai penyedia penginapan.

Sementara dalam waktu dekat ini, pihaknya memutuskan untuk menambah fasilitas berupa eskalator di gedung MCC. Itu karena lift yang ada tidak bisa menampung mobilitas pengunjung. "Tambahan lift di lantai 2 dan lantai 3," tuturnya.

Advertisement

Dia mengatakan, pihaknya berani memutuskan untuk menambah eskalator karena sudah ada pembahasan sebelumnya. Termasuk terkait anggaran pengadaan lift juga diyakini sudah klir antara eksekutif dengan legislatif.

Sebelumnya, diskopindag memaparkan akan menambah dua titik eskalator. Anggaran yang diperlukan sekitar Rp 4 miliar.(adk/dan)

Advertisement

Artikel Terkait

Daftar Hotel Bintang Tiga sampai Lima Terbaru yang Dibangun di Kota Malang Tahun Ini hingga 2027, Salah Satunya Milik Tancorp

Daftar Hotel Bintang Tiga sampai Lima Terbaru yang Dibangun di Kota Malang Tahun Ini hingga 2027, Salah Satunya Milik Tancorp

Kota Malang masih menjadi incaran investor sektor perhotelan. Dari catatan Pemkot Malang, sedikitnya ada lima hotel baru yang dibangun mulai tahun ini hingga 2027 mendatang.

Rocky Gerung Sebut Kota Malang Bisa Menjadi Ibu Kota Ideologi

Rocky Gerung Sebut Kota Malang Bisa Menjadi Ibu Kota Ideologi

Pengamat politik Rocky Gerung punya pandangan tersendiri soal Kota Malang. Menurut dia, Malang adalah singkatan dari Marhaenisme harus Menggalang. Statement itu dia sampaikan di hadapan ratusan pemuda dalam acara Red

Setor Rp 300 Juta Per Bulan ke Pemerintah, DPRD Kota Malang Sebut Pendapatan MCC Masih Belum Optimal

Setor Rp 300 Juta Per Bulan ke Pemerintah, DPRD Kota Malang Sebut Pendapatan MCC Masih Belum Optimal

Gedung MCC menyetorkan pendapatan Rp 300 juta per bulan untuk pemerintah. Legislator mengisyaratkan masih bisa dimaksimalkan lagi. Bagaimana caranya?

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer