Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Hiii, Ada Suzanna di Jembatan Pelor Menunggu Tumbal

Editor : Hendarmono Al S. • Rabu, 18 November 2020 | 00:25 WIB
Spanduk yang menampilkan wajah tokoh horor Indonesia Suzana di Jembatan Pelor Kota Malang. (Errica Vannie A/Radar Malang)
Spanduk yang menampilkan wajah tokoh horor Indonesia Suzana di Jembatan Pelor Kota Malang. (Errica Vannie A/Radar Malang)
MALANG KOTA – Spanduk bergambar Suzanna, tokoh yang identik dengan film horror tanah air, yang dipasang menuju Jembatan Pelor atau dikenal dengan nama lain Jembatan Peler, mengagetkan para pengguna jalan. Spanduk bertuliskan “Pelan Pelan Mas, Jangan Salip Salip, Ini Jalan Kampung Mas #Jembatanpelormenunggutumbal”, sudah terpasang sejak seminggu yang lalu. Spanduk menyeramkan tersebut dipasang atas inisiatif remaja karang taruna.

Ketua Karang Taruna Rahmat Fauzi, Selasa (17/11), mengatakan dipasangnya spanduk peringatan tersebut karena imbas dari pembangunan Kayutangan Heritage sehingga akses jalan banyak yang ditutup. Kondisi ini membuat pengguna jalan memanfaatkan Jembatan Pelor sebagai jalan alternatif.

Namun, kata Fauzi, banyaknya pengguna jalan yang melintas tidak diiringi oleh etika menggunakan jalan yang baik, sehingga warga Gang XIII Kelurahan Samaan pun berinisiatif untuk memberikan banner peringatan.

“Puncaknya ketika minggu lalu teman saya terserempet motor, jadinya kami putuskan untuk membuat spanduk ini agar pengguna sepeda motor berkendara dengan baik dan nggak kenceng-kenceng. Bahkan kami untuk menyebrang jalan selebar dua meter ini saja harus menunggu lama,” ujar pemuda yang akrab disapa Ozi itu.

Ozi mengaku awalnya bingung akan membuat spanduk apa agar peringatan tersebut diperhatikan oleh pengguna jalan.“Akhirnya kami memutuskan untuk memakai gambar Suzanna. Sebab di Jembatan Pelor ini pernah ada yang melakukan bunuh diri 3 kali dan mati semua,” papar Ozi.

Ozi dan kawan-kawan mengatakan bahwa akan membuat spanduk lagi dari arah Jalan Oro-oro Dowo. “Kami sedang membuat spanduk lagi, tapi masih kami desain biar menarik perhatian pengguna jalan,” tukasnya.

Pewarta: Errica Vannie A Editor : Editor : Hendarmono Al S.
#Eri #jembatan pelor #RMO #Kayutangan Heritage #Oro-Oro Dowo