Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Prokes Ketat Oke, Asal Event Tidak Dilarang

Mardi Sampurno • Rabu, 29 Juni 2022 | 16:15 WIB
Photo
Photo
MALANG KOTA- Para pengusaha jasa event organizer kembali ketir-ketir. Setelah sempat leluasa menggelar event berskala besar, kini ada sinyal akan ada pembatasan lagi. Ini menyusul kenaikan kasus baru Covid-19 di Jawa Timur. Sehingga Satgas Covid-19 Jatim melakukan sejumlah antisipasi baru. Di antaranya memetakan daerah-daerah dengan kasus tertinggi hingga pemberlakuan protokol kesehatan (prokes) pada kegiatan berskala besar. Seperti kewajiban menunjukkan sertifikat vaksinasi dan pemberlakuan rapid test atau PCR.

Sementara itu, per tanggal 27 Juni 2022 di Kota Malang terdapat pertambahan sebanyak 1 kasus positif baru. Namun, pasien yang berada dalam pemantauan adalah 22 orang. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif. "Terkait pemberlakuan protokol kesehatan pada kegiatan berskala besar pada prinsipnya tetap harus disiplin dan menyempurnakan vaksinasi," ujar Husnul.

Secara terpisah Ketua DPC Himpunan Perusahaan Penata Acara Pernikahan Indonesia (Hastana) Malang Arif Rahman Hakim, mengatakan pemberlakuan aturan-aturan tersebut mungkin merupakan solusi terbaik saat ini. Dia pun mengakui, jika masyarakat sudah banyak yang lalai dalam menjaga protokol kesehatan. Bagi dia prokes tidak ada masalah asal event tetap bisa digelar.

"Harus diperketat lagi supaya event-event dalam skala besar bisa tetap terlaksana," ujarnya.

Ditanya terkait strategi protokol kesehatan dalam penyelenggaraan acara, terutama pernikahan, Hakim menyatakan akan memberikan pengertian dan pemahaman kepada klien. Selain itu, perlu sosialisasi mengenai aturan-aturan kegiatan baik saat promosi maupun publikasi pra-event.

"Kalau untuk kegiatan berskala besar lainnya mungkin dengan membuka pintu screening lebih banyak, perlengkapan, serta proses yang lebih lengkap. Kemudian, pemberian penanda area dan jaga jarak harus disesuaikan lagi," jelasnya.(mel/abm) Editor : Mardi Sampurno
#Event Organizer #COVID-19 #prokes