Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

16.700 Orang Daftar BBM Bersubsidi

Mardi Sampurno • Rabu, 24 Agustus 2022 | 00:00 WIB
PASOK SPBU: Deretan kendaraan bermuatan bahan bakar minyak (BBM) terparkir di tepi jalan, beberapa waktu lalu. Kendaraan ini memasok BBM ke SPBU di Kota Malang. (Darmono/Radar Malang)
PASOK SPBU: Deretan kendaraan bermuatan bahan bakar minyak (BBM) terparkir di tepi jalan, beberapa waktu lalu. Kendaraan ini memasok BBM ke SPBU di Kota Malang. (Darmono/Radar Malang)
MALANG KOTA – Jumlah pemilik kendaraan yang mengajukan pendaftaran sebagai penerima bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi terus bertambah. Berdasar data PT Patra Niaga Jatimbalinus, per 22 Agustus lalu tercatat sebanyak 16.700 orang yang mendaftar lewat aplikasi Mypertamina.

“Untuk area Malang, per 22 Agustus jumlah pendaftar pengguna solar ada lebih dari 5.000 orang. Sedangkan Pertalite 11.700 pengguna,” ujar Section Head Communication PT Patra Niaga Jatimbalinus Arya Yusa Dwicandra, kemarin (22/8).

Minat pendaftar BBM bersubsidi makin tinggi seiring ramai pemberitaan bakal naiknya harga Pertalite dari Rp 7.650 menjadi Rp 10 ribu per liter. Menanggapi wacana kenaikan harga pertalite, Sales Branch Manager Pertamina Area Malang Ahmad Ubaidillah memaparkan, PT Pertamina masih menunggu keputusan pemerintah. “Masih belum tentu (naik). Terkait kebenarannya itu menjadi ranah pemerintah untuk menaikkan. Namun sebaiknya masyarakat tidak panik dan tetap mengonsumsi BBM sesuai kebutuhan,” kata Ubaidillah.

Dia menambahkan, masyarakat tidak perlu takut kehabisan Pertalite. “Setiap SPBU (stasiun pengisian bahan bakar umum) berbeda-beda volume tangkinya. Ada yang 20 kilo liter dan ada yang 30 kilo liter. Kalau habis ya berarti sedang dalam pengiriman,” terangnya. (mit/dan) Editor : Mardi Sampurno
#SPBU #Pertamina #mypertamina #BBM Bersubsidi #Pertalite #Pemerintah