Kepala SMPN 15 Malang Drs Bambang Tri Budiono MPd mengatakan, rangkaian acara sudah dimulai sejak September lalu. "Kegiatan Maulid Nabi dan peringatan Bulan Bahasa juga masuk di dalamnya,” ujar Bambang, kemarin. Bambang menyebut bahwa momen perayaan ini digunakan untuk mewadahi kreatifitas siswa, terutama dalam bidang nonakademik.
Dalam pameran karya, siswa juga menampilkan topeng dan lukisan yang menjadi produk unggulan. Beberapa waktu yang lalu, lukisan yang dipamerkan selalu mendapatkan juara dalam beberapa ajang perlombaan. Dalam satu semester, katanya, setiap siswa memproduksi satu sampai dua topeng. Sebab dalam ektrakurikuler topeng, proses pembuatannya dari nol.
Topeng itu dibuat dari kertas bekas yang direndam air dan diblender. Lalu dipadatkan dalam cetakan dan diwarna dengan cat. “Ini butuh seni dalam pemberian warna. Sebab, warna dan motif yang dipilih menentukan ekspresi topeng yang dibuat,” terangnya. (dre/dan Editor : Mardi Sampurno