Darsono, salah satu pekerja menjelaskan saluran drainase yang dikerjakan terbilang panjang. Yakni mencapai 180 meter. Sebanyak 15 orang dikerahkan supaya target yang diberikan tidak molor.
”Targetnya satu bulan saja sudah bisa mengalirkan air ke sungai,” kata dia, kemarin.
Dengan kata lain, waktu selesai untuk pengerjaan drainase tersebut pada 14 April mendatang. Kini pihaknya mengebut pengerjaan di tengah cuaca tidak menentu. Apalagi dalam sepekan sebagian saluran sudah tergarap.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang Surya Adhi Nugraha mengatakan pada awal tahun memang ada normalisasi saluran drainase. Tak hanya mengeruk endapan saja, namun juga melakukan pembangunan yang bersifat insidental.
”Jadi di sana (Kecamatan Blimbing) yang memang menyumbang beberapa titik banjir bisa terkurangi,” jelas dia.
Air yang mengalir di drainase tersebut akan diarahkan ke sungai. Mengingat sejumlah saluran drainase di Kota Malang belum semuanya mengarah ke sungai. Alhasil banjir masih saja menggenang saat hujan turun cukup deras. (mel/adn) Editor : Aditya Novrian