MALANG KOTA - Ngobrol Mbois Ilakes (Ngombe) dan Senam Tahes Mbois Jumat (STMJ) kembali digelar kemarin pagi (26/7).
Kali ini warga di Jalan Ikan Tombro Tengah, RT 04/RW 09, Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru berkesempatan untuk bisa lebih dekat dengan Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat.
Aduan terkait banjir masih menjadi keluhan warga.
Seperti yang disampaikan Mohammad Asrat.
Menurutnya, setidaknya ada enam RW yang tergenang ketika hujan deras melanda.
Dengan kondisi itu, dia berharap ada tindak lanjut dari pemerintah.
”Solusinya hanya satu, harus ada saluran drainase baru dari Soekarno-Hatta sampai Sungai Brantas atau jembatan (Soehat),” tuturnya.
Keluhan yang sama juga disampaikan Sidik Purwono.
Dia mengatakan, sejak 2018 telah bersurat kepada Pemprov Jatim untuk perbaikan drainase.
Namun, hingga saat ini belum terealisasi.
Sidik menuturkan, sembari menunggu realisasi dari pemprov, pihaknya meminta ada pembersihan saluran dari Pemkot Malang.
Bisa menggunakan program Gerakan Angkut Sampah dan Sedimen (GASS).
”Kami mohon program GASS lebih ditingkatkan,” ujarnya.
Menanggapi aduan dari masyarakat, Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat segera menindaklanjuti keluhan tersebut.
Dia menyampaikan, bakal mengawal progres penyelesaian masalah yang ada di lapangan.
”Untuk penanganan banjir ini tidak bisa seperti sulap. Nanti akan bertahap, kami sudah susun masterplan drainase,” terangnya.
Kawasan Tulusrejo dan Jatimulyo, lanjut Wahyu, merupakan titik prioritas penanganan banjir.
Sehingga, Pemkot Malang akan mengupayakan berbagai program untuk mewujudkan hal tersebut.
”Seperti bozem sudah dibangun di Tunggulwulung untuk mengurangi banjir di sekitar sini. Selanjutnya, untuk drainase Soekarno-Hatta kami akan upayakan mendapat anggaran dari provinsi,” tandas Wahyu. (adk/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana