Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Seorang Dokter Persada Hospital, AYSP Penuhi Panggilan Penyidik Polisi

Fathoni Prakarsa Nanda • Rabu, 30 April 2025 | 17:42 WIB
MASIH SAKSI: Dokter AYSP berjalan menuju ruang Satreskrim Polresta Malang Kota untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan pelecehan seksual terhadap perempuan berinisial QAR kemarin (29/4).
MASIH SAKSI: Dokter AYSP berjalan menuju ruang Satreskrim Polresta Malang Kota untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan pelecehan seksual terhadap perempuan berinisial QAR kemarin (29/4).

MALANG KOTA – Pengusutan kasus pelecehan seksual dengan terduga AYSP, seorang dokter Persada Hospital, memasuki babak baru.

Kemarin (29/4), sang dokter memenuhi panggilan penyidik Satreskrim Polresta Malang Kota untuk menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, penyidik juga sudah memeriksa QAR selaku pelapor dan satu saksi dari Persada Hospital.

Dokter AYSP tiba di Polresta Malang Kota sekitar pukul 14.52.

Dia mengenakan kemeja lengan panjang cokelat dipadu celana berwarna krem.

Sebagian wajahnya tertutup masker, kaca mata, dan topi hitam.

Saat melintasi deretan wartawan, dokter AYSP tidak bersedia memberikan komentar apa pun.

Dia langsung menuju ruang Satreskrim Polresta Malang Kota.

Satu orang pria tampak terus mendampingi AYSP sampai masuk ke dalam gedung.

Kabag Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdianto mengatakan, pemanggilan dilakukan untuk melengkapi bukti-bukti dugaan pelecehan seksual.

”Tapi saat ini statusnya baru sebagai saksi di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Malang Kota,” tegasnya.

Terkait perkembangan penyelidikan, Yudi menyebut pihaknya sudah mendapat salinan CCTV dari Persada Hospital.

Polisi juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi.

Di antaranya, salah seorang teman pelapor dan pegawai Persada Hospital yang berinisial AK.

AK diperiksa lantaran mengetahui korban asal Bandung, yakni QAR, 31, yang pernah menjalani rawat inap pada 2022 lalu.

”Artinya sampai sekarang ada tiga saksi yang sudah diperiksa. Yaitu AK, dokter AYSP, dan teman QAR,” terang Yudi.

Polisi juga sedang mendalami dugaan pelecehan seksual untuk korban lain berinisial A.

Saat ini sedang dalam pemanggilan saksi.

Seperti diberitakan sebelumnya, AYSP dilaporkan melakukan pelecehan seksual berkedok pemeriksaan kesehatan terhadap perempuan berinisial QAR.

Peristiwa itu terjadi di ruang perawatan VIP Persada Hospital pada 27 September 2022.

QAR baru berani mengungkap kasus tersebut setelah ramai berita penangkapan dokter yang merudapaksa keluarga pasien di Bandung.

Sementara itu, kuasa hukum QAR, Satria M. A.

Marwan berharap pemeriksaan yang dilakukan terhadap terlapor bisa mendapat keteranganketerangan terkait kejadian yang menimpa kliennya, QAR.

”Kami juga berharap prosesnya tidak memakan waktu lama dan terlapor bisa dinaikkan statusnya sebagai tersangka. Menurut kami, fakta-fakta yang ada sudah jelas menyebutkan bahwa terlapor melakukan pelecehan seksual,” tandasnya. (mel/fat)

Editor : A. Nugroho
#pelecehan seksual #Pasien #Kota Malang #dokter cabul #persada hospital