Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Jalan Rusak Dominasi Laporan Aduan Warga ke Pemkot Malang

Aditya Novrian • Jumat, 29 Agustus 2025 | 17:01 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

MALANG KOTA – Jalan rusak menjadi keluhan terbanyak warga yang masuk melalui aplikasi Sambat Online milik Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Selain itu, warga juga banyak mengadukan masalah kemacetan dan penerangan jalan.

Data terbaru menunjukkan Pemkot Malang menerima 2.794 aduan melalui aplikasi Sambat Online, sementara aduan via SMS mencapai 12.300 laporan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang Muhammad Nur Widianto mengatakan, meski belum ada rincian pasti, pengamatannya jalan rusak mendominasi laporan masyarakat.

”Jalan rusak itu yang paling banyak. Jadi mayoritas aduan terkait infrastruktur,” ujar Wiwid, sapaan akrabnya. Keluhan berikutnya adalah kemacetan, lalu persoalan pohon dan penerangan jalan. Aduan ini diteruskan ke perangkat daerah terkait, seperti DPUPRPKP, DLH, dan Dishub.

Wiwid menambahkan, penyelesaian masalah tergantung kemampuan anggaran masing-masing dinas. ”Tidak semua masalah bisa langsung diselesaikan, seperti kemacetan yang membutuhkan kajian forum lalu lintas dan anggaran memadai. Namun semua aduan tetap menjadi perhatian dinas,” jelasnya.

Dia juga mengakui, masih banyak warga yang memilih menyampaikan keluhan lewat media sosial (medsos). ”Aduan yang muncul di media sosial tetap kami kumpulkan dan tabulasi untuk dijadikan data,” tambahnya.

Ketua DPRD Kota Malang Amithya Ratnanggani Siraduhitta menilai Pemkot perlu lebih responsif dan meningkatkan sosialisasi Sambat Online agar warga dapat menyampaikan aduan langsung ke dinas terkait. ”Kalau lewat media sosial, belum tentu aduan langsung ditindaklanjuti. Pemkot harus mengarahkan warga agar menggunakan aplikasi resmi,” tegasnya. (adk/adn)

Editor : A. Nugroho
#jalan rusak #keluhan #malang #Pemkot #Diskomifo