MALANG KOTA - Tagline lama Malang Kota Bunga bakal dibangkitkan kembali. Ialah Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang menginisiasinya. Kepada Jawa Pos Radar Malang, dia mengaku sudah menyiapkan sejumlah program untuk mewujudkannya.
”Di sini kan ada Pasar Bunga Splendid, jadi kami maksimalkan potensi situ. Rencananya ada tambahan ikon-ikon kota yang dilengkapi tanaman hias dan bunga,” kata dia. Wahyu bakal menginstruksikan dinas terkait untuk melakukan penataan ruang terbuka hijau (RTH) agar lebih cantik. ”Kami akan merencanakan perawatan pulau-pulau jalan, termasuk tamannya juga,” tambah dia.
Harapannya, RTH tidak hanya berfungsi sebagai taman saja. Namun juga bisa digunakan untuk tempat bermain. Pemkot Malang bakal bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk mewujudkan identitas Malang Kota Bunga.
Melalui forum rektor, pemkot bakal mengusulkan adanya kegiatan rutin berupa penanaman pohon dan tanaman hias. ”Kami harap mahasiswa memiliki kesadaran yang sama untuk menghijaukan Kota Malang. Nanti dibahas (lebih detail) pada forum rektor,” tambah Wahyu.
Sementara itu Plh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran menerangkan, setelah mendapat penghargaan udara bersih, pengembalian identitas kota bunga menjadi tujuan selanjutnya. Satu program yang bakal dijalankan dalam waktu dekat yakni penanaman pohon.
Program itu bakal difokuskan di wilayah Kecamatan Kedungkandang. Untuk penambahan RTH, saat ini belum ada dalam rencana DLH. Karena belum ada anggaran yang mengakomodir rencana tersebut.
Raymond menuturkan, pihaknya lebih banyak melakukan perawatan terhadap taman yang membutuhkan perbaikan. Seperti Taman di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing. Di sana dilakukan perbaikan tanaman dan area bermain anak-anak. ”Selain itu juga dilakukan perbaikan Alun-Alun Merdeka. Kalau itu anggarannya bukan berasal dari APBD, tapi dari CSR Bank Jatim,” tutur Raymond. (adk/by)
Editor : A. Nugroho