26.2 C
Malang
Thursday, 23 March 2023

Api Dari Percikan Listrik Sulut Pertamini

Kebakaran Di Wagir Malang, Satu Orang Tersambar Api

 

MALANG KABUPATEN – Pertamini di Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir Kabupaten Malang menyebabkan kebakaran, Senin 31 Januari 2023 kemarin.

Istri pemilik pertamini, Siti Nur Febriana tersambar kobaran api. Akibatnya, perempuan berusia 26 tahun itu mengalami luka bakar di bagian tangan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.30.

Saat itu, suami korban sekaligus pemilik Pertamini, Hendrik Kusa Khoirul, 30 melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM).

Besar kemungkinan, mesin pertamini yang terletak di depan rumah itu mengalami korsleting listrik.

Percikan api dari korsleting listrik itu lantas menyambar tangki berisi BBM, sehingga terjadi ledakan.

Febriana yang berada di sekitar juga tersambar kobaran api tersebut.

”Orang-orang sudah berusaha memadamkan, tapi api terlalu besar,” ujar Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik.

Baca Juga : Tiga Kelurahan Rawan Kebakaran Jadi Perhatian.

Khoirul bersama warga sekitar lantas membawa Febriana ke puskesmas terdekat agar segera mendapat perawatan. Sementara, warga lain menghubungi aparat kepolisian.

Taufik melanjutkan, polisi yang mendapat informasi kebakaran tersebut langsung menghubungi tim pemadam kebakaran (PMK) Kabupaten Malang.

Sebanyak lima unit kendaraan pemadaman diturunkan. Rinciannya, tiga unit dari Damkar Kabupaten Malang. Sedangkan sisanya dua unit bantuan dari Pemkot Malang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang Sigit Yuniarto mengatakan, pemadaman berlangsung sekitar satu jam.

“Iya, api baru bisa dijinakkan satu jam,” kata Sigit usai memadamkan kobaran api.

Akibat peristiwa kebakaran tersebut, pemilik Pertamini mengalami kerugian material sekitar Rp 50 juta.(nif/dan)

 

MALANG KABUPATEN – Pertamini di Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir Kabupaten Malang menyebabkan kebakaran, Senin 31 Januari 2023 kemarin.

Istri pemilik pertamini, Siti Nur Febriana tersambar kobaran api. Akibatnya, perempuan berusia 26 tahun itu mengalami luka bakar di bagian tangan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.30.

Saat itu, suami korban sekaligus pemilik Pertamini, Hendrik Kusa Khoirul, 30 melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM).

Besar kemungkinan, mesin pertamini yang terletak di depan rumah itu mengalami korsleting listrik.

Percikan api dari korsleting listrik itu lantas menyambar tangki berisi BBM, sehingga terjadi ledakan.

Febriana yang berada di sekitar juga tersambar kobaran api tersebut.

”Orang-orang sudah berusaha memadamkan, tapi api terlalu besar,” ujar Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik.

Baca Juga : Tiga Kelurahan Rawan Kebakaran Jadi Perhatian.

Khoirul bersama warga sekitar lantas membawa Febriana ke puskesmas terdekat agar segera mendapat perawatan. Sementara, warga lain menghubungi aparat kepolisian.

Taufik melanjutkan, polisi yang mendapat informasi kebakaran tersebut langsung menghubungi tim pemadam kebakaran (PMK) Kabupaten Malang.

Sebanyak lima unit kendaraan pemadaman diturunkan. Rinciannya, tiga unit dari Damkar Kabupaten Malang. Sedangkan sisanya dua unit bantuan dari Pemkot Malang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang Sigit Yuniarto mengatakan, pemadaman berlangsung sekitar satu jam.

“Iya, api baru bisa dijinakkan satu jam,” kata Sigit usai memadamkan kobaran api.

Akibat peristiwa kebakaran tersebut, pemilik Pertamini mengalami kerugian material sekitar Rp 50 juta.(nif/dan)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru