GRESIK - Aksi pencurian di salah satu gudang bahan pokok kawasan Pergudangan Wirulusan, Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas, berubah menjadi penculikan dramatis. Empat pelaku menyamar sebagai pengambil pesanan. Dua penjaga gudang menjadi sasaran. Salah satu korban berhasil melarikan diri, satu lainnya sempat disekap dan diminta tebusan hingga Rp 25 juta.
Polisi bergerak cepat. Anggota Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik menangkap seorang pelaku berinisial D. Dia diamankan di rumahnya, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Sementara tiga pelaku lainnya masih buron.
Kasatreskrim Polres Gresik AKP Abid Uwais Al-Qarni Aziz mengatakan, korban pertama yang lolos langsung melaporkan kejadian tersebut. ”Satu pelaku kami tangkap di rumah tersangka. Saat ini sudah diamankan ke Mapolres Gresik untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Abid, kemarin (15/7).
Aksi kriminal itu terjadi Sabtu malam (12/7). Toni Kurniawan, salah satu korban, bercerita bahwa komplotan tersebut datang menggunakan minibus. Mereka berdalih hendak mengambil barang pesanan.
”Ada sekitar empat orang mengendarai minibus. Berdalih mau mengambil barang pesanan,” ungkap Toni, penjaga gudang asal Bojonegoro.
Namun tak lama setelah masuk gudang, pelaku langsung memaksa Toni masuk ke dalam mobil. Dia pun dibawa ke kawasan Pasar Turi, Surabaya.
Berbekal laporan dan ciri-ciri pelaku, polisi menyisir kawasan Camplong dan berhasil membekuk satu tersangka. Polisi juga menyelamatkan satu korban yang masih disekap.
Saat ini, polisi terus memburu tiga pelaku lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Identitas dan ciri-ciri mereka sudah dikantongi. (yog/jun/adn)
Editor : A. Nugroho