Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Butuh Perawatan Ekstra agar Playbox Tetap Prima

A
Penulis: Aditya Novrian❯
BErMaIN  SENdIrI: Seorang  penyewa playbox  bermain game di  ruang tamu. Tak  hanya dimainkan  dua orang,  penyewa juga bisa  bermain sendiri.
BErMaIN SENdIrI: Seorang penyewa playbox bermain game di ruang tamu. Tak hanya dimainkan dua orang, penyewa juga bisa bermain sendiri.

RADAR MALANG - Di tengah meningkatnya minat anak muda terhadap playbox, ada sisi lain yang tak terlihat dari luar. Perawatan perangkat yang jauh lebih kompleks daripada sekadar menyewakannya. Di balik layar monitor dan stik yang tampak siap dipakai kapan saja, para pemilik rental justru harus bekerja ekstra memastikan perangkat game portabel itu selalu dalam kondisi prima.


Advertisement

Itulah yang dialami Venta PlayStation di Jalan Saxophone, Lowokwaru. Mohammad Bayu Dwi Cahyo, sang pemilik, sejak awal sadar bahwa playbox bukan sekadar bisnis sewa pakai. Sejak menambah layanan rental perangkat portabel di awal tahun ini, urusannya bertambah banyak.

”Kalau perawatannya tidak intens, umur perangkat bisa pendek. Padahal dipakai anak muda seperti mahasiswa itu kadang nonstop berjam-jam,” ujarnya.

Bayu memulai usaha rental PS pada 2023 sebelum akhirnya terinspirasi dari sebuah angkringan di Blitar yang menyediakan perangkat game portabel untuk pelanggan. Ide itu kemudian ia bawa ke Malang, kota dengan populasi mahasiswa yang sangat besar. Permintaan langsung melesat. ”Hampir setiap hari penuh, terutama weekend,” katanya.

Advertisement

Lonjakan penyewa membuat ritme perawatan ikut berubah. Setiap playbox yang kembali wajib melalui pemeriksaan menyeluruh, mulai dari kelengkapan kabel, kondisi stik, suhu mesin, hingga perangkat lunaknya. Ia juga memeriksa layar monitor dan speaker yang menjadi satu paket sewa. ”Yang pertama dicek ya item-nya lengkap atau tidak, setelah itu baru kondisi mesinnya,” jelasnya.

Harga sewanya Rp 150 ribu per hari untuk Playbox PS4 dan Rp 100 ribu untuk PS3, lengkap dengan monitor, speaker, stik, dan berbagai game. Identitas diri wajib ditinggalkan sebagai jaminan. Dua kartu untuk penyewa dalam kota, tiga kartu bagi penyewa luar kota. Meski begitu, yang paling ia jaga tetap kondisi perangkat. Kerusakan kecil bisa merembet menjadi besar jika dibiarkan.

Bagi Bayu, keberhasilan bisnis bukan hanya diukur dari jumlah penyewa yang datang, tetapi dari bagaimana setiap perangkat bisa kembali dalam keadaan siap pakai untuk penyewa berikutnya. Di tengah tren hiburan praktis yang sedang naik daun, rutinitas perawatan inilah yang diam-diam menjadi kunci. Tanpa itu, playbox tak akan bisa bertahan menghadapi antusiasme mahasiswa yang kadang bisa bermain sampai larut malam. (ori/adn)

Advertisement
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Sony Akhiri Era Game Fisik pada 2028, PS6 Diprediksi Sepenuhnya Digital

Sony Akhiri Era Game Fisik pada 2028, PS6 Diprediksi Sepenuhnya Digital

Sony dikabarkan mengakhiri distribusi game fisik mulai 2028. Langkah tersebut dinilai memperkuat prediksi PlayStation 6 akan mengusung konsep full digital.

Bukan Kratos! God of War Laufey Hadir dengan Kisah Baru yang Mengejutkan

Bukan Kratos! God of War Laufey Hadir dengan Kisah Baru yang Mengejutkan

Selama ini, nama Kratos selalu menjadi pusat perhatian dalam seri God of War. Namun, Sony Interactive Entertainment bersama Santa Monica Studio baru saja membuat kejutan besar dalam ajang Sony State of Play

Claire Redfield Kembali! Resident Evil Veronica Resmi Rilis dalam Versi Remake

Claire Redfield Kembali! Resident Evil Veronica Resmi Rilis dalam Versi Remake

Kabar gembira untuk para penggemar Resident Evil! Setelah lama dinantikan, Capcom akhirnya secara resmi mengumumkan Resident Evil Veronica, remake dari game klasik Resident Evil Code: Veronica.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer