Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bakorwil III Malang Latih 140 UMKM dari Malang Raya

A
Penulis: Aditya Novrian❯
ANTUSIAS: Pelaku UMKM mengikuti program pemberdayaan yang digelar Bakorwil III Malang kemarin siang.
ANTUSIAS: Pelaku UMKM mengikuti program pemberdayaan yang digelar Bakorwil III Malang kemarin siang.

MALANG KOTA – Sebanyak 140 pelaku UMKM dari Malang Raya mengikuti program fasilitasi pemberdayaan yang digelar Bakorwil III Malang. Kegiatan berlangsung selama dua hari pada 3–4 Desember 2025 di Ruang Arjuno Kantor Bakorwil III. Para peserta mendapatkan sejumlah materi peningkatan kapasitas usaha.


Advertisement

Dalam pelatihan tersebut, Bakorwil menghadirkan beberapa narasumber. Di antaranya Anggota Komisi C DPRD Jatim Samwil, Wakil Rektor II Universitas Gajayana Malang Djuni Farhan, serta mentor Millenial Job Center Siktarina Arum.

Kepala Bakorwil III Malang Asep Kusdinar menegaskan, pentingnya konsistensi pembinaan UMKM. Menurut dia, sektor UMKM terbukti menjadi penyangga ekonomi nasional, termasuk di Malang Raya.

”Saat pandemi Covid-19, yang mampu bertahan hanya UMKM. Karena itu stabilitasnya harus dijaga, baik dari sisi jumlah maupun kualitas,” ujarnya. Asep menjelaskan, pemerintah provinsi memiliki banyak program yang menyasar penguatan UMKM. Mulai klinik kekayaan intelektual, sertifikasi halal, sampai Millenial Job Center.

Advertisement

Materi mengenai manajemen usaha disampaikan Djuni Farhan. Ia menekankan pentingnya monitoring dan evaluasi rutin pada bisnis. ”Evaluasi itu wajib. Tanpa itu, kita tidak tahu di mana letak masalahnya,” ungkap Djuni.

Sementara itu, Siktarina Arum menyoroti pentingnya penguatan promosi. Ia memperkenalkan sejumlah strategi digital marketing, seperti pemanfaatan WhatsApp Business, teknik copywriting, hingga penggunaan teknologi AI untuk penjualan.

Dari sisi kebijakan, Samwil menambahkan bahwa perlindungan regulasi bagi pelaku UMKM harus diperkuat. Mulai akses permodalan hingga penataan pasar. ”Regulasi yang jelas akan membuat UMKM lebih berdaya saing,” tegasnya. (mel/adn)

Advertisement

Artikel Terkait

BSI Perluas Sinergi dengan Muhammadiyah, Sasar 164 Kampus dan 50.000 UMKM

BSI Perluas Sinergi dengan Muhammadiyah, Sasar 164 Kampus dan 50.000 UMKM

BSI teken tiga kerja sama dengan Muhammadiyah, sasar 164 kampus, 50.000 UMKM, dan kustodian dana pensiun Rp700 miliar.

BRI Gandeng Dekranasda, Fasilitasi 13 UMKM Kota Malang Naik Kelas

BRI Gandeng Dekranasda, Fasilitasi 13 UMKM Kota Malang Naik Kelas

BRI Gandeng Dekranasda, Fasilitasi 13 UMKM Kota Malang Naik Kelas

Terbagi 200 Jenis, Produk Turunan Sawit Berpotensi Jadi Andalan UMKM di Malang

Terbagi 200 Jenis, Produk Turunan Sawit Berpotensi Jadi Andalan UMKM di Malang

Pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah) di Kota Malang memiliki peluang untuk menghasilkan produk ekonomi kreatif dan bernilai tambah tinggi dari minyak sawit serta turunannya. Ada 200 jenis turunan minyak sawit

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer