Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nilai Kerugian akibat Kebakaran Gudang Rokok di Buring Capai Rp 1 Miliar

N
DISELIDIKI POLISI: Salah satu petugas berupaya memadamkan api yang membakar gudang di Jalan Mayjend Sungkono, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Jumat sore (24/4). Foto bawah, proses pendinginan dilakukan sampai Jumat malam sekitar pukul 21.30. (DAMKAR KOTA MALANG FOR RADAR MALANG)
DISELIDIKI POLISI: Salah satu petugas berupaya memadamkan api yang membakar gudang di Jalan Mayjend Sungkono, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Jumat sore (24/4). Foto bawah, proses pendinginan dilakukan sampai Jumat malam sekitar pukul 21.30. (DAMKAR KOTA MALANG FOR RADAR MALANG)


Advertisement

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Estimasi kerugian dari kasus kebakaran yang terjadi di gudang rokok di Jalan Mayjend Sungkono, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang mulai diketahui. Petugas mengestimasi nilai kerugian yang dialami pemilik gudang itu mencapai Rp 1 miliar. 

Seperti diberitakan, kebakaran itu terjadi pada Jumat sore (24/4). Api pertama diketahui penjaga gudang sekitar pukul 16.18. Dalam waktu singkat gudang seluas 400 meter persegi itu sudah diselimuti asap. 

 

Advertisement

Foto bawah, proses pendinginan dilakukan sampai Jumat malam sekitar pukul 21.30. (DAMKAR KOTA MALANG FOR RADAR MALANG)
proses pendinginan dilakukan sampai Jumat malam sekitar pukul 21.30. (DAMKAR KOTA MALANG FOR RADAR MALANG)

Petugas butuh waktu sekitar 5 jam untuk memastikan api benar-benar padam. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik di salah satu stop kontak. Gudang rokok itu diketahui milik H. Toni.

Saat kejadian pemilik tidak berada di lokasi. Begitu juga para pegawai, yang sudah pulang sekitar pukul 15.30. Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi pukul 16.29. Posisi api sudah membakar seluruh gudang dan banyak kepulan asap hitam.

”Api cepat merambat karena mayoritas isi gudang adalah material yang mudah terbakar,” ujar Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Pandu Rizki Darmawan. Gudang yang terbakar itu biasa dipakai menyimpan bahan rokok. Seperti tembakau kering dan kertas rokok. 

Petugas sedikit kesulitan saat memadamkan api lantaran kepulan asap hitam yang pekat. Itu membatasi jarak pandang petugas sehingga sulit meraih titik api yang masih menyala. ”Kami baru rampung pendinginan itu sekitar pukul 21.30,” tambah Pandu. 

Total ada sembilan unit mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan.

Pemadaman dilakukan bersama 50 personel. Tak hanya itu, pihaknya juga berkolaborasi dengan para relawan, ambulans, kepolisian, hingga perangkat terkait lainnya.

Ada sekitar 240 ribu liter air yang digunakan petugas. Mereka memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Pandu menambahkan, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik.

Untuk kepastiannya, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan polisi. ”Karena di lokasi kejadian ada beberapa CCTV. Kami berharap masih ada rekaman yang bisa diselamatkan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” sambung dia.

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Shopee 11.11 Gandeng NO NA, Hadirkan Kolaborasi Musik dan Fashion

Shopee 11.11 Gandeng NO NA, Hadirkan Kolaborasi Musik dan Fashion

Shopee 11.11 Big Sale menghadirkan kolaborasi bersama girl group Indonesia, NO NA, melalui iklan terbaru yang memadukan musik, fashion, dan keseruan belanja bersama teman.

Lewat ASCOPE Ke-51, Pertamina Tekankan Pentingnya Kolaborasi Energi di ASEAN

Lewat ASCOPE Ke-51, Pertamina Tekankan Pentingnya Kolaborasi Energi di ASEAN

PT Pertamina (Persero) mendorong penguatan kolaborasi strategis di antara negara-negara ASEAN guna meningkatkan ketahanan energi regional di tengah tantangan pengelolaan aset migas, kebutuhan investasi, dan keberlanjutan

John Legend Gandeng Pharrell Williams dalam Album Terbaru Muse

John Legend Gandeng Pharrell Williams dalam Album Terbaru Muse

Musisi asal Amerika Serikat, John Legend, resmi merilis album barunya yang bertajuk Muse.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer