Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekda Dirotasi, Hari Ini Wali Kota Malang Bakal Tunjuk Plt

A
PAKAI SISTEM BARU: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kiri) menyalami Erik Setyo Santoso yang dirotasi dari posisi Sekda ke Asisten Administrasi Umum Setda Kota Malang, kemarin. (Darmono/Radar Malang)
PAKAI SISTEM BARU: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat (kiri) menyalami Erik Setyo Santoso yang dirotasi dari posisi Sekda ke Asisten Administrasi Umum Setda Kota Malang, kemarin. (Darmono/Radar Malang)

MALANG KOTA, RADAR MALANG - Rotasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di Pemkot Malang menyisakan satu kursi kosong yang cukup krusial. Yakni kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang. Pejabat sebelumnya, Erik Setyo Santoso, dirotasi ke posisi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Malang. 

Advertisement

Selain Erik, ada 9 pejabat lainnya yang dirotasi. Selain itu juga ada empat pejabat lama yang dikukuhkan kembali setelah menjabat di tempat yang sama selama lima tahun (selengkapnya baca grafis). Karena kosong, untuk sementara posisi sekda akan diisi pelaksana tugas (plt).

 

4 PEJABAT DIKUKUHKAN ULANG: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memimpin pelantikan 14 pejabat di Balai Kota Malang, kemarin.
4 PEJABAT DIKUKUHKAN ULANG: Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memimpin pelantikan 14 pejabat di Balai Kota Malang, kemarin.

Advertisement

Ada lima kandidat yang telah dikantongi Wali Kota Malang Wahyu Hidayat. Penunjukannya akan dilakukan hari ini (1/8). ”Per 1 Agustus akan dipimpin Plt sambil berproses untuk pemilihan sekda,” kata Wahyu. Dia menambahkan bahwa rotasi jabatan yang kemarin diresmikan menggunakan cara berbeda. 

Yakni dengan sistem manajemen talenta, bukan menggunakan seleksi terbuka (selter). Manajemen talenta merupakan sistem perankingan ASN berdasar penilaian kinerja dan prestasi. Sistem itu, juga akan digunakan untuk mengisi jabatan sekda. ”Nanti tinggal mengambil kandidat sekda dari sembilan boks. Misal (ada kandidat) dari luar daerah juga memungkinkan, asalkan kepala daerah di sana menyetujui,” ujar Wahyu. 

Sebagai informasi, dalam sistem manajemen talenta, ada tiga kelompok utama penilaian. Kotak atau boks satu sampai tiga masuk kategori ”tindak lanjut kinerja”. Boks empat sampai enam masuk kategori ”perlu pengembangan”. Sementara boks tujuh sampai sembilan masuk kategori ”rencana suksesi”.

Advertisement

 

Grafis 10 Pejabat Pemkot yang Menduduki Jabatan Baru
Grafis 10 Pejabat Pemkot yang Menduduki Jabatan Baru

Sesuai pengelompokan itu, ASN yang masuk boks ke sembilan dipastikan memperoleh nilai tertinggi. Mereka yang masuk kotak itu lah yang berpotensi menjadi suksesor. ”Jadi tidak perlu ada fit and proper test seperti dulu. Pengisian lebih cepat, kemungkinan Agustus sudah ada,” imbuh Wahyu. 

Ditanya terkait kandidat ideal untuk Sekda yang baru, Wahyu mengingatkan posisinya dulu. Tepatnya saat dia menjabat sebagai Sekda Kabupaten Malang. Dia berharap minimal kinerja pejabat barunya serupa seperti kinerjanya dulu saat di Pemkab Malang. ”Bukan berarti harus dari pemkab, seluruh ASN dari luar daerah memiliki peluang yang sama,” imbuh bapak satu anak itu. 

Wahyu menambahkan, pelantikan kemarin masih menyisakan sejumlah jabatan kosong. Dia memastikan pengisian akan segera dilakukan bulan ini. ”Saya pastikan Agustus ada pelantikan tahap kedua. Ini sekaligus memberikan kesempatan untuk ASN mengisi manajemen talenta,” jelasnya. 

Total masih ada enam JPTP yang belum diisi. Selain sekda, pimpinan perangkat daerah yang kosong yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Inspektorat, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Kemudian posisi Sekretaris Dewan dan Kepala Dinas Tenaga Kerja-PMPTSP.

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Wali Kota Wahyu Hidayat Rotasi 10 Pejabat Pemkot Malang, Jabatan Sekda Kini Lowong

Wali Kota Wahyu Hidayat Rotasi 10 Pejabat Pemkot Malang, Jabatan Sekda Kini Lowong

Pemkot Malang merotasi 10 pejabat pimpinan tinggi pratama. Erik Setyo Santoso bergeser menjadi Asisten Administrasi Umum, sementara jabatan Sekretaris Daerah masih menunggu pengisian.

Tak Ada Banding dari KPK, Vonis John Field dkk Kasus Suap Blueray Cargo telah Inkrah, Bagaimana Nasib Pejabat Bea Cukai yang Terlibat?

Tak Ada Banding dari KPK, Vonis John Field dkk Kasus Suap Blueray Cargo telah Inkrah, Bagaimana Nasib Pejabat Bea Cukai yang Terlibat?

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memutuskan tidak akan mengajukan banding atas vonis hakim terhadap bos PT Blueray Cargo, John Field dkk. Penerimaan putusan oleh KPK tersebut menjadikan kasus suap importasi di

Pejabat Bea Cukai Karaoke Ratusan Juta dengan Uang Perusahaan, Terungkap Kesaksian Pegawai di Sidang Kasus Suap Blueray Cargo

Pejabat Bea Cukai Karaoke Ratusan Juta dengan Uang Perusahaan, Terungkap Kesaksian Pegawai di Sidang Kasus Suap Blueray Cargo

Sidang lanjutan kasus suap dan gratifikasi pejabat Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer