Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RS Hermina Kepanjen Resmi Beroperasi, Jadi Rumah Sakit Kelima di Kepanjen

A
Penulis: Aditya Novrian❯
Bupati Malang H M. Sanusi meninjau fasilitas yang tersedia di RS Hermina Kepanjen kemarin (26/8). (PROKOPIM SETDA KABUPATEN MALANG FOR RADAR KANJURUHAN)
Bupati Malang H M. Sanusi meninjau fasilitas yang tersedia di RS Hermina Kepanjen kemarin (26/8). (PROKOPIM SETDA KABUPATEN MALANG FOR RADAR KANJURUHAN)

Advertisement

KEPANJEN, RADAR MALANG – RS Hermina Kepanjen resmi beroperasi pada Rabu (26/8), menambah pilihan layanan kesehatan bagi masyarakat Kabupaten Malang. Rumah sakit yang mulai dibangun melalui groundbreaking pada 29 September 2025 itu menjadi rumah sakit kelima di Kecamatan Kepanjen dan membuka layanan, antara lain kegawatdaruratan, tumbuh kembang, serta onkologi.

Bupati Malang H.M. Sanusi mengatakan, penambahan fasilitas kesehatan diperlukan seiring kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Kehadiran RS Hermina Kepanjen diharapkan memperkuat akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga Kepanjen dan wilayah sekitarnya.

RS Hermina Menjadi Rumah Sakit Kelima di Kepanjen

Advertisement

RS Hermina Kepanjen menambah jumlah rumah sakit yang beroperasi di Kecamatan Kepanjen menjadi lima. Sebelumnya, wilayah tersebut telah memiliki RSUD Kanjuruhan milik Pemkab Malang serta tiga rumah sakit swasta, yakni RS Wava Husada, RS Teja Husada, dan RS Hasta Husada.

Menurut Sanusi, keberadaan rumah sakit baru menjadi bagian dari upaya memperluas layanan kesehatan bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Malang berharap fasilitas tersebut dapat memberikan pelayanan yang mudah diakses dan berkualitas.

“Kehadiran RS Hermina Kepanjen ini tentu menjadi tambahan kekuatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah Kepanjen dan sekitarnya,” kata Sanusi.

Advertisement

Dia juga menekankan bahwa akses masyarakat terhadap layanan kesehatan menjadi hal penting. Kecepatan dan kualitas pelayanan, menurutnya, perlu berjalan beriringan agar masyarakat memperoleh penanganan sesuai kebutuhannya.

“Yang terpenting adalah bagaimana masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, aman, dan berkualitas. Kami berharap RS Hermina Kepanjen dapat terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” imbuhnya.

Ada Layanan Tumbuh Kembang, Gawat Darurat, dan Onkologi

RS Hermina Kepanjen mulai beroperasi dengan sejumlah layanan unggulan, termasuk klinik tumbuh kembang, layanan gawat darurat, dan onkologi. Layanan tersebut disiapkan untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat di Kabupaten Malang.

Direktur Utama RS Hermina Kepanjen Dr. Dede Setiadi, MARS, mengatakan layanan tumbuh kembang menjadi salah satu yang mendapat perhatian karena belum banyak tersedia di Kabupaten Malang.

“Klinik tumbuh kembang, emergency, dan onkologi. Itu yang lebih banyak dibutuhkan di sini,” kata Dede.

Advertisement

Artikel Terkait

Klaim BPJS untuk Penyakit Jantung Sepanjang 2026 Ini Sudah Tembus Rp 29,1 Miliar

Klaim BPJS untuk Penyakit Jantung Sepanjang 2026 Ini Sudah Tembus Rp 29,1 Miliar

Nilai klaim itu tercatat BPJS Kesehatan Cabang Malang pada 2026 ini.

Dewan Temukan Warga Kota Malang Salah Desil, Bansos dan Jaminan Kesehatan Jadi Terancam

Dewan Temukan Warga Kota Malang Salah Desil, Bansos dan Jaminan Kesehatan Jadi Terancam

DPRD Kota Malang menemukan keluhan warga terkait perubahan desil yang dinilai tidak sesuai kondisi ekonomi. Dampaknya, akses bansos dan jaminan kesehatan terancam.

Nakes Diduga Hina Pasien BPJS yang Kemudian Meninggal, Kemenkes hingga Dedi Mulyadi Buka Suara

Nakes Diduga Hina Pasien BPJS yang Kemudian Meninggal, Kemenkes hingga Dedi Mulyadi Buka Suara

Kasus dugaan penghinaan terhadap pasien BPJS Kesehatan yang kemudian meninggal dunia menjadi sorotan publik. Kemenkes, DPR RI, hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta kasus tersebut ditindaklanjuti

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer