Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

35 Lansia di Malang Suguhkan Tarian Penangkal Budaya Barat

Mahmudan • Sabtu, 24 Juni 2023 | 23:15 WIB
KHAS MALANG: Puluhan lansia menyuguhkan tarian Jowo Line Dance di gedung Malang Creative Center (MCC), Jalan A Yani, Blimbing kemarin (23/6)
KHAS MALANG: Puluhan lansia menyuguhkan tarian Jowo Line Dance di gedung Malang Creative Center (MCC), Jalan A Yani, Blimbing kemarin (23/6)

MALANG KOTA – Sebanyak 35 lanjut usia (lansia) menampilkan tarian Jowo Line Dance di Malang Creative Center (MCC) kemarin (23/6). Tarian tersebut diciptakan oleh seniman Malang, Rinto Syam Suryono. Tujuannya untuk menangkal budaya barat. Sebab Rinto Syam resah lantaran generasi muda terlalu terbawa budaya barat.

Dalam penampilannya, puluhan lansia tersebut mengenakan busana tradisional. Mengenakan kebaya putih dibalut kain jarik. Gerakan mereka diiringi alunan musik Jawa. Selain lansia, ada pula perempuan muda yang menggunakan yang turut mengiringi.

Rinto mengatakan, tarian Jowo Line Dance diciptakan sejak tujuh bulan lalu. Penciptaan tarian tersebut merupakan hasil kegelisahan Rinto terhadap menjamurnya budaya barat dan TikTok. "Karena itu, saya mencetuskan tarian yang mengikuti garis lurus. Melalui tarian ini saya ingin menepis budaya kebarat-baratan dan budaya tarian yang menjamur di TikTok,” ujar Rinto kemarin.

Tak hanya ditampilkan di gedung MCC, dia mengatakan, Jowo Line juga sudah disuguhkan dalam Festival Olahraga Masyarakat Daerah (Forda) Jawa Timur yang diselenggarakan di Kota Malang, beberapa waktu lalu.

Dalam forda tersebut, dia mengatakan, Jowo Line Dance berhasil meraih medali emas dan perunggu. "Di samping itu, ada orang-orang dari daerah lain yang studi banding ke Kota Malang untuk mempelajari tarian ini. Di antaranya dari Kediri dan Probolinggo," pungkas dia.(mel/dan)

Editor : Mahmudan
#MCC #Tarian #penangkal #TikTok #Kota Malang