Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Menghilangkan Takut dengan Bermain Reptil di CFD Ijen

Aditya Novrian • Senin, 17 Juli 2023 | 17:05 WIB
GEMBIRA: Seorang pengunjung CFD Ijen memotret temannya yang bermain dengan iguana milik Malang Reptile Keepers, kemarin pagi. (nabila amelia/radar malang)
GEMBIRA: Seorang pengunjung CFD Ijen memotret temannya yang bermain dengan iguana milik Malang Reptile Keepers, kemarin pagi. (nabila amelia/radar malang)

MALANG KOTA - Bagi sebagian orang, iguana merupakan hewan yang menakutkan. Namun jika kita tidak melukai, hewan tersebut akan ramah dan nyaman dengan manusia. Seperti kemarin di Car Free Day (CFD) Ijen.

Sebagian pengunjung tampak asyik bermain dengan iguana. Iguana cukup tenang bila sudah digendong oleh pengunjung.

”Sebenarnya iguna itu hewan yang kalem karena makanannya pun sayur, bukan daging,” kata Anggota Komunitas Malang Reptile Keepers Dio Alfas.

Sambil mengawasi iguana miliknya, Dio juga meladeni pertanyaan dari para pengunjung. Mayoritas pengunjung yang datang menurutnya masih takut dengan hewan berdarah dingin itu. Namun di CFD kemarin, sejumlah pengunjung menghilangkan rasa takutnya dengan bermain reptil.

Founder Malang Reptile Keepers Gilang Kurniawan menjelaskan, edukasi kepada masyarakat soal reptil rutin dilakukan setiap CFD. Di samping itu juga ada kesempatan lain saat mereka melakukan rescue atau penyelamatan jika ada reptil yang masuk ke permukiman masyarakat.

”Kebanyakan yang ditanyakan apakah jenis reptile satu dengan lainnya berbeda. Tentu jelas berbeda," terang dia. Selain itu, cara perawatan hingga harga reptil.

Gilang menyebut, harga reptil beragam. Salah satu yang termahal adalah ular jenis Emerald Phyton yang dibanderol dengan harga Rp 40 juta sampai Rp 50 juta. Ada pula ular yang harganya sampai ratusan juta dan ratusan ribu.

”Demikian pula untuk perawatannya. Misal ular cara perawatannya dengan memberi makanan seperti ayam hingga kelinci," tutur dia.

Tidak lupa komunitas mereka juga memberi pemahaman seputar cara menghadapi reptil di tengah kondisi genting.

”Sebagai contoh, misal menemukan ular jangan panik, harus menggunakan tongkat minimal dua meter, dan segera menghubungi petugas terkait," tandasnya. (mel/adn)

Editor : Aditya Novrian
#CFD #Kota Malang #reptil