Kata ”Bledru” sering dipakai untuk mengutarakan sesuatu yang keliru. Namun ada kosa kata lain dalam bahasa Jawa untuk menyebut kekeliruan.
Dalam Kamus Bahasa Jawa Indonesia I yang diterbitkan oleh Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Kementerian Pendidikan pada 1993, diketahui ada empat kosakata yang mengungkapkan soal 'kekeliruan'. Yaitu mblinger, cletut, kleru, galap, dan kledon. Semuanya bermakna keliru atau salah. Spesifik, kledon artinya salah hitung dan clitut artinya salah omongan.
Akan tetapi warga Malang biasa menggunakan kata Bledru atau Blidru. "Bledru artinya keliru, salah menentukan pilihan atau tertukar karena mirip," kata Pengamat Bahasa Malangan Restu Respati.
Ia mengatakan, kosakata tersebut bukan orisinal dari wilayah Malang atau lebih luas, kebudayaan arekan. "Itu diduga berasal dari Jawa Tengah yang dibawa ke masyarakat Jawa Timur," imbuhnya. (biy/dan)
Editor : A. Nugroho