RADAR MALANG – Di bulan puasa ini, razia Ramadan sedang digencarkan. Terdapat 8 perempuan yang diduga PSK dan 2 pria diamankan oleh Satres Perlindungan Perempuan dan Anak serta pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) dalam rangka razia prostitusi.
Kepala Satuan Reserse PPA-PPO Polresta Sidoarjo, AKP Rohmawati Lailah menyampaikan bahwa razia tersebut digelar sebagai upaya dalam menjaga kekhusyukan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan.
“Dalam kegiatan razia ini, kami mengamankan delapan orang wanita yang diduga sebagai PSK dari sejumlah hotel di wilayah Sidoarjo,” terang AKP Lailah, dilansir dari Radar Sidoarjo (Jawa Pos Group), Senin (23/2).
Dari sejumlah perempuan yang dirazia, dua di antaranya masih di bawah umur. Hal ini dapat diketahui lantaran kedua anak tersebut tidak bisa menunjukkan kartu identitas diri saat penggerebekan berlangsung.
Selain itu, penyidik Satres PPA-PPO Polresta Sidoarjo juga mengamankan dua pria yang diduga sebagai pelanggan. Mereka tertangkap basah sedang berduaan bersama perempuan yang diduga PSK di dalam kamar hotel.
“Dua orang pria yang berada di dalam kamar hotel, bersama wanita tersebut juga turut kami amankan untuk pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan di lokasi, petugas mendapati alat kontrasepsi,” imbuhnya.
Sepuluh orang yang dirazia langsung dibawa ke Mapolresta Sidoarjo untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mendalami adanya kemungkinan praktik prostitusi online di wilayah Sidoarjo.
“Kami masih melakukan pendalaman (kasus hasil razia), termasu meminta keterangan dari pihak pengelola hotel terkait dugaan praktik prostitusi online yang terjadi di tempat mereka,” jelas AKP Lailah.
Penindakan ini sekaligus sebagai komitmen Polresta Sidoarjo untuk menjaga kondusivitas masyarakat dan memberantas gangguan kamtibmas, seperti praktik prostitusi di bulan Ramadan.
Baca Juga: Sering Bersikap Tidak Enakan? Kenali Dampaknya bagi Diri Sendiri
Penulis: Marsha Nathaniela
Editor : Aditya Novrian