Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pasi Kota Malang Pacu Atlet Muda Perbaiki Catatan Waktu

A
Penulis: Aditya Novrian❯
GENJOT CATATAN INDIVIDU: Atlet PASI Kota Malang Christian Stanley (tengah) meraih medali emas dalam ajang Eas Java Youth and Kid
GENJOT CATATAN INDIVIDU: Atlet PASI Kota Malang Christian Stanley (tengah) meraih medali emas dalam ajang Eas Java Youth and Kid

MALANG KOTA – Prestasi atlet tak selalu harus dibaca dari jumlah medali. Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kota Malang memilih cara lain untuk mengukur perkembangan atlet binaannya. Yakni melalui peningkatan catatan waktu terbaik atau personal best di setiap kejuaraan.


Advertisement

Pendekatan itu terlihat jelas pada ajang East Java Youth and Kid’s Athletics 2025 yang digelar 21 Desember lalu. Sembilan atlet PASI Kota Malang tampil impresif. Mereka tidak hanya membawa pulang sembilan medali terdiri dua emas, lima perak, dan dua perunggu. Tetapi juga menunjukkan progres signifikan lewat perbaikan catatan individu.

Pelatih PASI Kota Malang Onny Chandra Sofie menyebut, hampir seluruh atlet yang diturunkan mampu mencatatkan waktu terbaik sepanjang kariernya. ”Di kejuaraan ini anak-anak jauh lebih baik hasilnya, bahkan sampai memecahkan personal best,” ujarnya.

Onny menilai, hasil tersebut tidak datang secara instan. Salah satu faktor penentu adalah tingkat persaingan yang semakin ketat. East Java Youth and Kid’s Athletics dikenal sebagai ajang bergengsi untuk kelompok umur. Pesertanya berasal dari berbagai sekolah, bukan membawa nama daerah, dan banyak di antaranya rutin tampil di kejuaraan nasional.

Advertisement

Kondisi itu membuat setiap atlet dipaksa tampil maksimal. Menurut Onny, atmosfer kompetitif justru memacu anak-anak untuk berani mengeluarkan kemampuan terbaiknya. ”Mereka terpacu karena tahu lawan-lawan yang dihadapi kualitasnya bagus,” katanya.

Selain faktor kompetisi, konsistensi latihan juga menjadi kunci. Meski sebagian atlet masih berusia di bawah 10 tahun, program latihan yang berkelanjutan dinilai mampu meningkatkan kekuatan fisik dan mental bertanding. Onny menyebut, fondasi ini penting untuk pembinaan jangka panjang.

Dia optimistis performa atlet PASI Kota Malang masih bisa ditingkatkan. Namun, ada syarat yang harus dijaga. Disiplin latihan dan menjaga kondisi fisik, termasuk saat masa liburan, menjadi hal krusial. ”Kalau mereka tetap konsisten dan tidak banyak absen latihan, saya yakin catatan mereka bisa terus meningkat,” tegasnya. (zan/adn)

Advertisement
Editor : A. Nugroho
Sumber : Radar Malang

Artikel Terkait

Cetak Atlet Muda Tak Cukup Berbakat, Para Ahli Beberkan Pentingnya Gizi hingga Kesehatan Mental

Cetak Atlet Muda Tak Cukup Berbakat, Para Ahli Beberkan Pentingnya Gizi hingga Kesehatan Mental

Pengembangan talenta olahraga anak tidak cukup sekadar mengandalkan bakat alami atau membebani anak dengan porsi latihan fisik yang berat

Kirim Banyak Atlet ke Kejurprov, Perpani Kota Malang Berjuang dengan Biaya Mandiri

Kirim Banyak Atlet ke Kejurprov, Perpani Kota Malang Berjuang dengan Biaya Mandiri

Keterbatasan dukungan pendanaan tak menyurutkan langkah atlet panahan Kota Malang untuk bersaing di Kejurprov Panahan Junior di Pasuruan. Dengan biaya mandiri, Perpani Kota Malang tetap mengirim banyak atlet.

IPSI Kota Batu Kirimkan Atlet Pencak Silat Terbaik untuk Kejurprov Jatim

IPSI Kota Batu Kirimkan Atlet Pencak Silat Terbaik untuk Kejurprov Jatim

Cabor IPSI Kota Batu menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi kejuaraan regional. Mereka akan menurunkan atlet terbaik untuk bertanding di Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Jatim 2026 yang akan berlangsung di Sidoarjo.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer